logo rilis
Jerman Adili Agen Intelijen Vietnam
Kontributor

25 April 2018, 06:38 WIB
Jerman Adili Agen Intelijen Vietnam
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Berlin— Seorang pria yang diduga sebagai agen intelijen Vietnam dihadirkan dalam persidangan atas tuduhan kegiatan intelijen untuk menculik pengusaha bidang perminyakan di Berlin, Jerman.  

Pengusaha perminyakan asal Vietnam itu kemudian dipenjarakan seumur hidup karena korupsi.

Jaksa menyatakan pria berusia 47 tahun itu membantu menculik Trinh Xuan Thanh di jalanan Berlin bersama dengan teman perempuan pada Juli tahun lalu dalam perkara yang memperburuk hubungan Jerman dengan Vietnam.

Pria itu, yang diketahui bernama Long NH, dituduh ikut dalam kegiatan dinas rahasia dan membantu merampas kebebasan pribadi. Jika terbukti bersalah, ia dapat dipenjarakan hingga tujuh setengah tahun.

"Terdakwa diduga menyewa dua kendaraan sebagai bagian dari kegiatan intelijen itu. Satu digunakan untuk mengamati korban, yang lain untuk penculikannya," kata Kaksa Lienhard Weiss.

Weiss menyatakan, terdakwa kemudian membawa kedua kendaraan itu kembali ke Praha Republik Ceko.

"Kegiatan itu direncanakan dan dilakukan dinas rahasia Vietnam dengan peran serta anggota kedutaan Vietnam di Berlin," ungkapnya.

Thanh, mantan tokoh bergengsi di Vietnam, yang dituduh melakukan salah urus dan menyebabkan kerugian di PetroVietnam Construction JSC. 

Ia diberikan hukuman penjara seumur hidup di Vietnam, sejak dikembalikan ke tanah airnya.

Dia meminta suaka di Jerman dan kehilangannya secara mendadak di Berlin menyebabkan Jerman menuduh Vietnam melanggar hukum antarbangsa. Berlin memanggil duta besar Vietnam dan mengusir perwakilan resmi dinas intelijen Vietnam.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)