Home » Muda

Jerinx SID Ikut Bicara Soal Politik Indonesia, Apa Katanya?

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Jerinx, drummer grup band Superman is Dead. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— I Gede Ari Astina alias Jerinx, personel band Superman Is Dead melontarkan pernyataan terkait beberapa kasus yang belakangan ramai di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikannya melalui laman Facebook pribadinya.

“Kemarin Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dibubarkan. Hari ini Ahok dijatuhi hukuman. It's all politics to me,” tulis Jerinx, Rabu (10/5/2017).

Dia menuturkan, bahwa ada lingkaran kelompok elit politik yang selalu bermain dua kaki dan sangat menikmati kisruh ini. Sebagaimana karakter villain Joker dalam film Batman produksi Hollywood. Tujuan mereka bukan hanya uang.

The Jokers, they just want to watch Indonesia burn. And money is not their only objective,” sambungnya.

Dia mengajak khalayak untuk tidak lagi sembarangan memberi stigma dan label pada orang lain. Misalnya label sumbu pendek, pribumi, nasionalis, patriot, mayoritas, minoritas, dan lain-lain. Selama ini label tersebut selalu menghiasi setiap perdebatan dan konflik horizonta yang terjadi.

Jerinx juga menyerukan warga Indonesia untuk bersatu secara utuh sebagai manusia, dan tidak pernah mau bila kemanusiaannya tersandera oleh permainan politik para elit tersebut.

We, the people, the non politicians, non elites, its time for us to unite, As one,” serunya.

Pernyataan Jerinx tersebut mendapat tanggapan dari Netizen. Beberepa dari mereka menyatakan setuju dengan apa yang diungkapkan drummer SID ini.

“Setuju Bli, tak ada tempat buat orang baik di negeri ini. Tan Malaka, Widji Thukul, Marsinah, Munir, Salim Kancil dan mungkin akan ada beberapa lagi yang bernasib seperti mereka,” ujar Dex Udi dalam kolom komentar saat ikut menanggapi pernyataan Jerinx.

Diketahui, selain bermusik Jerinx juga aktif membangun gerakan sosial, terutama dalam aksi menolak reklamasi Benoa di Bali. 

Penulis Henrikus Setya
Editor Danial Iskandar

Tags:

Superman is DeadBaliPolitikSeleb

loading...