logo rilis

Jenderal McMaster Mundur sebagai Penasihat Keamanan Nasional AS
Kontributor
Syahrain F.
23 Maret 2018, 20:17 WIB
Jenderal McMaster Mundur sebagai Penasihat Keamanan Nasional AS
Mantan Penasihat Keamanan Nasional Presiden Amerika Serikat (AS) Raymond McMaster dan Presiden AS Donald Trump berbicara kepada pers, di Mar-a-Lago, di Palm Beach, Florida. 20 Februari 2017. FOTO: Reuters/Kevin Lamarque

RILIS.ID, Washington— Penasihat Keamanan Nasional Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump Herbert Raymond McMaster dilaporkan akan mengundurkan diri.

Gedung Putih mengumumkan pada Kamis (22/3/2018), McMaster akan digantikan oleh mantan Duta Besar AS untuk PBB John Bolton.

"Yang Mulia Duta Besar McMaster telah melayani negaranya selama lebih dari 30 tahun," kata Trump dalam pernyataan Gedung Putih, dan mengucapkan terima kasih atas pelayanannya.

"Pekerjaan dan pencapaian-pencapaian beliau akan memastikan bahwa Amerika dibangun dengan kekuatan ekonomi dan militer," tambahnya.

McMaster menduduki jabatan Penasihat Keamanan Nasional pada Februari lalu, setelah pendahulunya Michael Flynn mengundurkan diri karena dugaan keterlibatan atas campur tangan Rusia dalam pemilu 2016. 

Tak lama kemudian, Flynn mengaku bersalah karena membuat pernyataan palsu.

"Saya berterima kasih kepada Presiden Donald Trump atas kesempatan untuk melayaninya dan negara kita sebagai penasihat keamanan nasional," tambahnya.

Menurut Gedung Putih, Trump dan McMaster telah "sepakat" atas keputusan pengunduran diri Jenderal Angkatan Darat AS tersebut.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders menepis isu yang beredar pekan lalu bahwa McMaster akan dipecat dari jabatannya.

Penggantinya, Bolton, pernah menjabat sebagai Utusan Permanen AS untuk PBB dari 2005-2006 dan sebagai Wakil Sekretaris Negara untuk Pengendalian Senjata dan Keamanan Internasional dari 2001-2005.

"Dia adalah salah satu suara dan ahli terkuat tentang berbagai masalah keamanan nasional dan tantangan yang dihadapi negara ini," kata Gedung Putih.

Bolton akan memulai pekerjaan barunya pada 9 April.

Sumber: Anadolu Agency


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)