logo rilis
Jembatan Luk-Ulo Pansela Jawa Ditargetkan Berfungsi pada Lebaran 2018
Kontributor
Elvi R
31 Mei 2018, 11:35 WIB
Jembatan Luk-Ulo Pansela Jawa Ditargetkan Berfungsi pada Lebaran 2018
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. FOTO: Humas PUPR

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Jembatan Luk-Ulo sepanjang 180 meter dan jalan baru sepanjang 38,4 kilometer di Desa Mirit, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Jembatan tersebut melintasi Sungai Luk-Ulo di jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa yang menghubungkan Kabupaten Purworejo dan Kebumen. Sesuai jadwal, jembatan ini ditargetkan selesai pada Desember 2018, namun pada mudik Lebaran 2018 ditargetkan bisa digunakan secara fungsional. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR telah menyiapkan infrastruktur jalan untuk melayani arus mudik Lebaran 2018. Di Pulau Jawa selain jalan tol, jalan arteri Pantai Utara dan lintas tengah juga siapkan jalur Pantai Selatan Jawa. Sehingga diharapkan pemudik memiliki pilihan lain, tidak seluruhnya melalui jalan tol. 

Pembangunan Jalan dan Jembatan Luk-Ulo dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII, Ditjen Bina Marga dengan tipe I girder  yang dikerjakan kontraktor PT. Pembangunan Perumahan ( Persero ) – PT. Armada Hada Graha, JO sejak Agustus 2015 dengan nilai Rp 266 miliar.

“Dengan adanya Jembatan tersebut akan meningkatkan kapasitas jalan yang juga sekaligus membuka akses pariwisata daerah Kebumen dan Purworejo.  Sebelumnya sudah ada Jembatan Luk Ulo 4 eksisting yang berjarak sekitar 500 meter ke Selatan dari jembatan yang saat ini tengah dibangun,” ujar Pejabat pembuat komitmen (PPK) Jladri Tambakmulyo Congot, Andi Nugroho Jati.

Jembatan dengan total 5 bentang I girder tersebut saat ini progresnya sudah 80 persen jembatan dan 90 persen untuk pembangunan jalannya. “Saat ini sudah memasuki tahap pengecoran lantai jembatan. Kami upayakan agar fungsional untuk pemudik dari Cilacap ke Yogyakarta,” ujarnya. 

Dalam periode 2015-2017, Kementerian PUPR telah membangun sebanyak 356 buah jembatan diberbagai wilayah di Indonesia dengan total panjang 22.808 meter. Untuk tahun 2018, pembangunan jembatan sebanyak 174 buah dengan total panjang 13.639 meter.

Selain jembatan juga dibangun flyover dan underpass, yang tujuan utamanya untuk mengurai kemacetan di kawasan perkotaan. Dalam periode tahun 2015-2017 telah dibangun 40 underpas/flyover dengan total panjang 11.325 meter. Pada 2018 akan dibangun 18 buah underpas/flyover dengan total panjang 2.691 meter.


500
komentar (0)