logo rilis

Jemaah Syattariyah Baru Mulai Berpuasa Hari Ini
Kontributor
Ibrahim
18 Mei 2018, 11:37 WIB
Jemaah Syattariyah Baru Mulai Berpuasa Hari Ini

RILIS.ID, Sumatra Barat— Jemaah Syattariyah di Sumatra Barat, baru memulai ibadah puasa pada hari ini, Jumat 18 Mei 2018. Kaum penganut tarekat itu menganggap, 1 Ramadan 1439 Hijriah, sebenarnya adalah hari ini, bukan kemarin sebagaimana umum umat Islam di Indonesia berpuasa.

Dasar kaum Syattariyah, ialah metode perhitungan astronomis atau hisab dan rukyatul hilal atau pengamatan hilal (bulan baru). Berdasarkan salah satu metode, yaitu hisab takwim qamsyiah, dihitung dari huruf tahun dan dijumlahkan dengan huruf bulan.

Setelah itu, diperkuat dengan rukyatul hilal. Menurut istilah setempat disebut maniliak bulan, di pantai Ulakan, Padang Pariaman, petang kemarin.

"Kita juga sudah informasikan ke jemaah lain, yang ada di sejumlah wilayah di Sumatra Barat, bahwa penetapan 1 Ramadan adalah hari ini," kata Tuanku Ali Imran, pemuka jemaah Tarekat Syattariyah.

Metode hisab takwim qamsyiah, Tuanku Ali menjelaskan, didapatkan dari guru tarekat ternama dan tokoh penyebar Islam di Minangkabau, asal Padang Pariaman, yakni Syekh Burhanuddin. Walau ada perbedaan dalam penentuan 1 Ramadan, Tuanku Ali mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mempersoalkannya.

Lain hal dengan Tarekat Naqsabandiyah Sumatra Barat. Mereka mulai berpuasa Ramadan pada Selasa lalu, 15 Mei 2018. Itu, artinya dua hari lebih cepat dari tanggal yang ditetapkan oleh pemerintah.

Tarekat Naqsabandiyah menetapkan 1 Ramadan berdasarkan perhitungan hisab yang berpedoman dengan Alquran surat Albaqarah ayat 183, 184, dan 185.

Juga metode hisab berdasarkan malam, saat Rasulullah hijrah dari Mekah ke Madinah. Rasulullah hijrah pada Rabu petang dan malam Kamis. Artinya, satu hari puasa dihitung berdasarkan malam Nabi hijrah dan perhitungannya setiap tahun hijriah puasa digenapkan hingga 30 hari.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)