logo rilis

Jelang Nyepi, Harga Buah di Bali Naik
Kontributor
Kurnia Syahdan
14 Maret 2018, 12:07 WIB
Jelang Nyepi, Harga Buah di Bali Naik
Ilustrasi gebongan buah untuk hari raya Nyepi di Bali. FOTO: Instagram/@ga_fotografi

RILIS.ID, Denpasar— Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, harga berbagai jenis buah di sejumlah pasar tradisional di Kota Denpasar, Bali meningkat dibandingkan hari-hari biasa.

"Kenaikan harga buah tersebut karena kebutuhan meningkat dalam waktu yang bersamaan, di samping pasokan buah dari sejumlah kota di Jawa berkurang akibat pengaruh cuaca yang kurang menguntungkan," kata seorang pedagang buah di Pasar Badung, Kota Denpasar, Nyoman Laite, di Denpasar, Rabu (14/3/2018).

Nyoman Laite mencontohkan, buah apel yang didatangkan dari Jawa biasanya hanya Rp35.000 per kilogram, naik menjadi Rp40.000 per kilogram.

Demikian pula jenis buah lainnya seperti jeruk yang biasanya hanya Rp20.000 per kilogram menjadi sebesar Rp25.000/kilogram.

Selain itu, apel impor juga meningkat menjadi Rp45.000/kilogram, buah naga dari Rp28.000 menjadi Rp30.000/kilogram, anggur dari Rp25.000 menjadi Rp 30.000/kilogram.

Kenaikan harga dari komoditas buah tersebut, kata dia, terjadi secara bertahap sejak beberapa hari yang lalu, rata-rata kenaikan itu terjadi untuk semua jenis buah.

"Akibat kenaikan harga tersebut, penjualan buah mengalami penurunan di salah satu pasar terbesar di Denpasar itu," katanya.

Sejalan dengan Laite, pedagang buah yang lainnya di Pasar Sanglah, Jero Melati, mengatakan kenaikan harga buah terjadi hampir semua jenis buah.

Sementara, pedagang buah di Pasar Tradisional Gunung Agung Denpasar, Katemi Wirawati, menjelaskan, pihaknya mampu menjual buah rata-rata 50 kilogram untuk setiap jenis buah yang dijual.

Buah yang dijual tersebut antara lain buah apel impor, apel malang, apel merah, jeruk, buah naga, anggur dan salak.

"Namun, sejak seminggu belakangan ini buah yang berhasil dijual itu jumlahnya berkurang hingga lebih dari setengahnya, karena minat pembeli berkurang," tambah Katemi. 
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)