logo rilis

Jelang Munas, Airlangga Larang Anggota DPR Golkar Tinggalkan Jakarta?
Kontributor
Nailin In Saroh
12 November 2019, 20:02 WIB
Jelang Munas, Airlangga Larang Anggota DPR Golkar Tinggalkan Jakarta?
Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto

RILIS.ID, Jakarta— Jelang Musyawarah Nasional (Munas) Golkar, Ketua Umum Partai Golkar disebut memerintahkan anggota DPR untuk tidak meninggalkan Jakarta.

Fraksi Partai Golkar di DPR mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan agar semua anggota dewan dari Partai Golkar tidak keluar Ibu Kota untuk membahas Musyawarah Nasional (Munas) diselesaikan pada 6 Desember 2019. Munas Golkar sendiri akan digelar di Jakarta pada 4 -6 Desember 2019 mendatang.

Arahan tersebut disampaikan melalui surat yang diterbitkan Fraksi Golkar DPR nomor INT.00.210 / FPG / DPRRI / XI / 2019. Surat tersebut ditandatangani Ketua Fraksi Golkar DPR Kahar Muzakir tertanggal 11 November 2019.

"Sesuai pengarahan Ketua Umum DPP Partai Golkar (Airlangga Hartarto) untuk seluruh anggota FPG, DPR RI pulang ke Jakarta sampai dengan selesainya, Munas Partai Golkar tanggal 6 Desember 2019," demikian petikan surat tersebut.

Mengkonfirmasi hal ini, anggota Fraksi yang juga Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily membenarkan surat edaran tersebut.

Menurut dia, surat edaran dibuat untuk memastikan semua anggota pada Bulan Desember nanti. Partai Golkar memiliki agenda yang cukup padat, termasuk Munas.

"Benar. Partai Golkar memiliki banyak agenda pertemuan yang diadakan Munas bulan Desember 2019. Ada rapat pleno, rapimnas, bimtek, dan munas pada awal bulan Desember 2019 ini," kata Ace saat dihubungi, Selasa (12/11/2019).

Terpisah, Wasekjen Partai Golkar Dave Laksono menjelaskan surat itu hanya untuk mengingatkan kepada para kader Golkar di DPR untuk melakukan persiapan Munas. Pasalnya, Munas juga melibatkan anggota DPR dalam kepanitiaan.

"Kan besok ada pleno. Lalu Kamis rapimnas. Hanya selang semingguan lagi munas. Sebagian besar dari FPG juga ikut di kepanitiaan," kata Dave (12/11).

Munas Golkar, salah satu agendanya menentukan sosok ketua umum untuk periode selanjutnya. Selain petahana Airlangga, sosok lain yang juga disebut akan memperebutkan kursi ketum itu adalah Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet).

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID