logo rilis

Jelang Lebaran, Khofifah Cek Harga Daging Ayam di Pasar Jember
Kontributor
Sukma Alam
07 Juni 2018, 13:13 WIB
Jelang Lebaran, Khofifah Cek Harga Daging Ayam di Pasar Jember
Khofifah. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo

RILIS.ID, Jember— Calon gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memantau harga bahan pokok menjelang Lebaran 2018. Kegiatan tersebut dilakukan di sela-sela kampanye dengan menyapa para pedagang di Pasar Tanjung Kabupaten Jember.

"Saya sudah memantau harga bahan pokok di pasar tradisional yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur dan yang mengalami kenaikan secara signifikan adalah daging ayam," kata Khofifah di lokasi, Kamis (7/6/2018).

Berdasarkan penuturan para pedagang, lanjut dia, ketersediaan daging ayam potong di pasaran terbatas, sedangkan permintaan masyarakat untuk daging ayam tersebut cukup tinggi, sehingga menyebabkan harga melambung di pasaran.

"Naiknya harga daging ayam tersebut sudah terjadi pada awal Ramadhan di sejumlah daerah, sehingga saya menyarankan lebih baik dilakukan operasi pasar khusus daging ayam menjelang Lebaran, sehingga terdeteksi kebutuhan komoditas tersebut," tuturnya.

Ia juga berharap Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan pengecekan dari hulu hingga hilir terkait dengan kenaikan komoditas daging ayam, sehingga dapat diketahui kemacetan suplai tersebut berhenti dimana.

"Ada solusi jangka panjang untuk menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran yakni dibangun nya sebuah gudang sebagai tempat penyimpanan berbagai komoditas kebutuhan pokok di setiap pasar tradisional, agar tidak mengalami kelangkaan," katanya.

Khofifah mengatakan pedagang bisa memotong rantai distribusi yang memakan biaya tinggi dan akan mendapatkan kualitas barang bagus dengan harga standar, apabila barang-barang kebutuhan pokok tersebut disimpan di gudang yang berada di pasar tradisional. 

"Saya juga berharap ada agen perbankan di pasar tradisional untuk memberikan kredit usaha rakyat (KUR) kepada para pedagang usaha mikro, sehingga para pedagang tidak terjerat rentenir," ucap calon Gubernur Jatim nomor urut 1.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)