logo rilis

Jelang Lebaran, Bawang Merah Bima Siap Dipanen
Kontributor

13 Juni 2018, 23:34 WIB
Jelang Lebaran, Bawang Merah Bima Siap Dipanen
Persiapan panen bawang merah di Desa Sangia, Kecamatan Sape, Bima, NTB, Rabu (13/6/2018). FOTO: Ditjen Hortikultura

RILIS.ID, Bima— Petani bawang merah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), siap panen raya jelang Lebaran 2018. Panen bakal dilakukan di lahan sekitar 10 ribu hektare pada Juni-Agustus.

"Bawang merah mampu memasok kebutuhan wilayah NTB, bahkan sampai Kalimantan dan Sulawesi," ujar Kepala Kantor Cabang Dinas Pertanian Kecamatan Sape, Bima, Saharudin, saat memantau panen di Kecamatan Sape dan Lambu, Rabu (13/6/2018).

Bawang merah merupakan komoditas utama petani setempat. Bahkan, menjadi sentra utama di NTB, lantaran kontribusinya 70 persen dari total produksi. Secara nasional, kontribusi Bima 10 persen.

Petani Bima biasanya tanam bawang merah tiga kali dalam setahun. Pasalnya, menjadi mata pencarian utama masyarakat setempat.

Irwan, salah seorang petani bawang merah Bima, menambahkan, hampir semua lahan tegalan dan sawah cetak baru di Sape yang memiliki potensi air sudah dimanfaatkan.

Harga bawang merah sekarang juga cukup stabil, sekitar Rp15 ribu-Rp17 ribu per kilogram. "Petani mendapatkan keuntungan yang lumayan besar," katanya.

Petani lainnya, Ahmad, berharap, ada bantuan bibit dan sarana produksi (saprodi) tambahan. Diharapkan pula dukungan hilirisasi, sehingga bisa menghasilkan berbagai produk turunan.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)