Home » Ragam

Jelajah Rohani ke Kota Tua Yerusalem

print this page Kamis, 7/12/2017 | 16:23

Kota Yerusalem. FOTO: Instagram/indeksberita

RILIS.ID, Jakarta— Yerusalem tengah jadi topik hangat semenjak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendukung pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke kota suci tersebut. Kebijakan itu pun langsung menuai banyak kecaman dari berbagai kalangan.

Yerusalem dikenal sebagai kota suci dengan tiga agama, yaitu Yahudi, Kristen dan Islam. Dulu, baik orang Israel maupun Palestina mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota mereka, sebab Israel mempertahankan lembaga-lembaga pemerintahan. Namun, klaim tersebut tak dapat pengakuan internasional.

Sebenarnya, bagi Anda yang gemar mejelajahi kota-kota tua yang kental dengan sejarah dan religinya, Kota Yerusalemlah tempatnya.

Ya, Yerusalem adalah salah satu kota tertua di dunia. Letaknya di sebuah sebuah dataran tinggi di Pegunungan Yudea, antara Laut Tengah dan Laut Mati.

Kota Tua Yerusalem menyimpan banyak sejarah. Di kota ini, Anda bisa menemukan banyak bangaunan bersejarah, seperti museum sejarah, kitab agama Samawi Yerusalem dan pemandangan yang menakjubkan.

Bahkan, muncul ungkapan jika Anda belum layak mengunjungi Yerusalem jika belum mampir ke Kota Tuanya. Kota yang juga disebut penting bagi pemeluk agama Islam.

Menelisik dari sejarah panjangnya, Kota Yerusalem pernah jungkir balik. Kota itu setidaknya telah dihancurkan sebanyak dua kali, dikepung 23 kali, direnggut dan berhasil direbut kembali.

Kedati Yerusalem dihuni oleh agama yang berbeda dan kerap terjadi konflik dan perselisihan membahas masalah kota tersebut sesuai agama mereka. Namun baik pemeluk Islam, Yahudi dan Kristen, mereka sama-sama menghormati kota suci ini.

Kota Yerusalem dianggap suci oleh penganut agama Islam lantaran di kota tersebut berdiri Masjid Al Aqsa. Tempat ibadah yang sangat diagung-agungkan oleh umat Muslim di sana. Pasalnya, di Kompleks masjid tersebut terdapat Dome of The Rock, sebuah batu yang diyakini sebagai pijakan Nabi Muhammad dalam perjalanan Isra Mikraj.

 

 

A post shared by Mona Hoballah منى حب الله (@m0na_rh) on

 

Bagi umat Yahudi, kesucian Kota Yerusalem ditandai oleh Kotel, Dinding Ratapan atau Tembok Barat, yakni sisa dari dinding penahan gunung tempat berdirinya Bait Suci pada masa lampau. Di tempat itulah terdapat Ruang Maha Kudus, situs maha suci agama Yahudi.

Sementara bagi umat Kristen, di Kota yerusalem terdapat Gereja Makam Kudus, yaitu sebuah tempat ziarah bagi orang Kristen dari seluruh dunia. Tempat itu dipercaya menjadi saksi bisu dalam kisah Yesus saat kematian, penyaliban dan kebangkitannya.

 

Penulis Ning Triasih

Tags:

YerusalemDonald TrumpIsraelIbu Kota Israel