logo rilis
Jazuli Juwaini: 'Haram' Hukumnya Kursi PKS Hilang
Kontributor

15 Februari 2018, 20:15 WIB
Jazuli Juwaini: 'Haram' Hukumnya Kursi PKS Hilang
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Yogyakarta— Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini, menyatakan, para kader diwajibkan menjaga basis partai di berbagai daerah pemilihan (dapil). Tujuannya, perolehan kursi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dua kali lebih banyak dibanding 2014.

"Di dapil yang sudah ada kursi, 'haram' hukumnya kursi PKS hilang. Dan 'wajib' hukumnya bertambah dua kali lipat. Siap?" tanya Jazuli kepada peserta Rapat Pleno Istimewa Nasional di Yogyakarta, Kamis (15/2/2018). "Siap," jawab kompak seluruh peserta.

Agar komitmen tersebut terealisasi, menurut Anggota Komisi I DPR ini, seluruh kader PKS harus melaksanakan strategis khusus yang disiapkan. "Mudah-mudahan publik merespons dengan positif dan memilih calon-calon terbaik PKS," katanya. 

Jazuli juga meminta seluruh bakal calon legislatif PKS lebih giat turun dan memperkuat silahturahmi dengan ulama, kiai, habib, serta tokoh masyarakat untuk memperluas basis dukungan.

"Sampaikan kepada mereka apa yang sudah PKS lakukan dan perjuangkan di lembaga legislatif, sekaligus meminta nasihat dan menyerap aspirasi apa yang mereka harapkan untuk kemajuan rakyat, umat, bangsa, dan negara," sarannya.

Strategi jitu lain yang dilakukan PKS ialah penetapan sembilan calon Presiden. "Dari kader-kader terbaik PKS yang telah teruji, baik di pemerintahan maupun di lapangan masyarakat," terangnya via siaran pers yang diterima rilis.id.

Capres PKS, lanjut Jazuli, akan bekerja keras dan maksimal dengan strategi branding serta komunikasi publik terarah dan terukur mulai sekarang. Karenanya, sesuai arahan Tim Pemenangan Pusat PKS, capres dituntut melakukan kerja-kerja pemenangan dengan strategi kreatif, inovatif, dan atraktif.

"Melalui forum ini, juga kita melakukan sosialisasi panduan pencapresan PKS yang akan menjadi pedoman bagi seluruh aleg dan kader PKS untuk mengkapitalisasi sembilan capres PKS ini. Sehingga, memiliki dampak elektoral yang dahsyat bagi PKS di Pemilu 2019," tuntas dia.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID