logo rilis

Jazilul Fawaid Ajak Pemuda Ansor jadi Agen Penguatan Empat Pilar
Kontributor
Nailin In Saroh
15 Desember 2019, 14:02 WIB
Jazilul Fawaid Ajak Pemuda Ansor jadi Agen Penguatan Empat Pilar
Jazilul Fawaid, saat memberikan sosialisasi empat pilar kepada Generasi Muda Ansor Cabang Kabupaten Bandung. Acara tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al Istiqomah Meruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Sabtu (14/12).

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid meminta seluruh pemuda Ansor menjadi agen menguatkan Empat Pilar. Salah satu yang mendukung adalah, menerapkan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari. 

Menurut Jazilul, bagi Ansor Empat Pilar mendukung sesuatu yang baru. Sebenarnya, sedari dulu, Ansor sudah baik dan harmonis dengan Empat pilar. 

Bagi Ansor, sejak awal Pancasila menjadi dasar dan landasan berorganisasi. Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan, yang telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara NKRI menjadi bentuk negara yang sudah final dan harga mati. Berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan konstitusi negara.

"Tidak berlebihan jika Ansor menjadi bagian dari agen memperbesar Empat Pilar sampai ke pelosok desa. Karena bagi Ansor, Empat pilar bukan sesuatu yang baru, juga harus menjadi bagian dari keluarga besar Ansor itu sendiri," kata Jazilul dihadapan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung Jawa Barat .

Pernyataan itu disampaikan Jazilul Fawaid, saat memberikan sosialisasi empat pilar kepada Generasi Muda Ansor Cabang Kabupaten Bandung. Acara tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al Istiqomah Meruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Sabtu (14/12). Ikut hadir pada acara tersebut, anggota MPR Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, Pengasuh Ponpes Al Istiqamah KH. Ahmad Fauzi dan Ketua Umum Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Kabupaten Ansor Bandung Hasan Basri. 

Pada kesempatan tersebut, Jazilul meminta jajaran Pemuda Ansor Bandung tidak mudah terprovokasi dengan banyaknya kesulitan dan pikiran yang keras terhadap negara. Yaitu mencoba-berpikir yang suka mengejek dan menjelekkan orang lain. Merasa kelompoknya sendiri yang paling benar, sementara kelompok lain salah. 

Menghadapi Kondisi, itu politisi asal Jawa Timur, meminta seluruh anggota. Bahkan, jika bisa ikut memperbaikinya. Agar melawan dan berpikir keras terhadap negara, bisa berangsur berkurang. 

"Jangan malah ikut terprovokasi, lakukanlah tindakan keras, atau putuskan anarkis lainnya. Tetap tenang, dan mari kita tenang agar cepat, itu jauh dari kehidupan bangsa Indonesia," kata Jazilul menambahkam. 

Pernyataan serupa disampaikan anggota MPR Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal. Cucun meminta agar Ansor, tidak meladeni ejekan yang dikirim orang-orang yang berpikiran keras. Jika tidak bisa memulai lebih baik dijauhi, agar tidak terprovokasi. Dan jika sudah terlambat, lebih baik dari pihak pihak yang diundang, yang disetujui oleh hukum.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID