logo rilis
Jarang 'Ngajar', Guru di Pedalaman Papua Dikeluhkan Masyarakat 
Kontributor
Kurniati
28 Maret 2018, 00:46 WIB
 Jarang 'Ngajar', Guru di Pedalaman Papua Dikeluhkan Masyarakat 
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Sorong— Masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, mengeluhkan guru sekolah dasar (SD) di daerah tersebut yang sering meninggalkan tempat tugas dan tidak melaksanakan tanggung jawab sebagai pendidik.

Menurut Kapala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong Sutikno, masalah guru jarang melaksanakan tugas di daerah pedalaman bukan saja terjadi di Kabupaten Sorong, tetapi hampir di seluruh daerah di Papua Barat, sehingga sangat menghambat kemajuan pendidikan.

"Kondisi geografis yang sulit menyebabkan guru sekolah dasar di pedalaman daerah tersebut jarang melaksanakan tugas," katanya membenarkan.

Sutikno yang dihubungi di Sorong, Selasa (27/3/2018), mengatakan, keadaan guru di pelosok tersebut juga perlu perlu dimaklumi oleh pemerintah daerah, sebab tugas di pedalaman Papua tidak segampang yang orang bayangkan.

Walau pun menjalankan tugas negara untuk mengajar dan mendidik generasi masa depan bangsa, tapi guru juga manusia biasa yang punya keterbatasan, sehingga wajar jika guru tidak melaksanakan tugas di wilayah pedalaman dengan sempurna karena kondisi geografis yang sulit.

"Pihak dinas akan berupaya melakukan pembinaan serta melengkapi sarana yang dibutuhkan guru yang bertugas di pedalaman, sehingga mereka benar-benar betah melaksanakan tugas," ujarnya.

Ia mengungkapkan, terkadang alasan guru di pedalaman sering meninggalkan tempat tugas adalah, infrastruktur perumahan yang tidak memadai serta sulit dan tingginya biaya transportasi.

"Kami akan turun lapangan melakukan pendataan permasalahan yang dihadapi oleh guru di pedalaman, sehingga dicarikan jalan keluar agar mereka nyaman dalam melaksanakan tugas guna kemajuan pendidikan Kabupaten Sorong," ujar dia.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)