logo rilis

Jaga Data Pribadi, Pendiri WhatsApp Serukan #HapusFacebook
Kontributor
Syahrain F.
21 Maret 2018, 17:35 WIB
Jaga Data Pribadi, Pendiri WhatsApp Serukan #HapusFacebook
FOTO: RILIS.ID/Screen shot dari situs Facebook

RILIS.ID, Jakarta— Salah satu pendiri WhatsApp Brian Acton berkomentar nyelekit soal kasus yang tengah mendera komptetitornya, Facebook.

Acton, pada Selasa (20/3/2018), mencuit melalui Twitter seruan untuk menghapus akun Facebook menyusul pencurian informasi oleh perusahan pengolah data Cambridge Analytica (CA) melalui platform media sosial (medsos) yang didirikan oleh Mark Zuckerberg itu.

"Sudah saatnya. #deletefacebook," cuit Acton.

Melansir dari CNN, gerakan "menghapus Facebook" itu pun meluas. 

Setelah terkuaknya modus pencurian lebih dari 50 juta data untuk kepentingan Pilpres Amerika Serikat (AS) lalu, para pengguna kini khawatir informasi yang mereka cantumkan di profil Facebook akan disalahgunakan.

Para politisi dan publik di AS dan Inggris kini tengah merongrong Facebook soal sistem keamanan data pribadi. Saham perusahaan itu pun jatuh dan menyebabkan mereka kehilangan sekitar $US50 miliar pada perdagangan di bursa saham pada pekan ini.

Acton merupakan satu dari sekian nama besar dalam jaringan bisnis startup. Selasa kemarin, salah satu investor Facebook Roger McNamee mengatakan, perusahaan itu kini tengah dilanda krisis kepercayaan dari publik.

Menurut mantan mentor Zuckerberg itu, hilangnya kepercayaan publik akan mengarahkan Facebook ke jurang kehancuran sedikit demi sedikit.

Bagi publik, pilihan "menonkatifkan akun" boleh jadi masih terasa berat. Konsekuensinya, mereka yang memilih opsi itu--sekalipun dengan alasan keamanan--harus legowo kehilangan akun medsos lain yang dibeli Facebook, yakni WhatsApp dan Instagram.

Bagaimana pilihan anda?


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)