logo rilis
Jadi Wakil Ketua MPR, Cak Imin Dinilai Mumpuni
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
21 Maret 2018, 07:35 WIB
Jadi Wakil Ketua MPR, Cak Imin Dinilai Mumpuni
Ketum PKB, Muhaimin Iskandra. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) rencanannya akan dilantik sebagai Wakil Ketua MPR RI pada Kamis (22/3/2018) besok.

Ia bersama dua wakil ketua baru MPR lainnya dari PDI Perjuangan dan Partai Gerindra akan mengisi tambahan kursi pimpinan MPR RI. Hal ini sesuai UU No.2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3).

Ketua DPP PKB, Jazilul Fawaid, menuturkan bahwa penetapan Cak Imin sebagai Wakil Ketua MPR mewakili PKB diputuskan dalam rapat DPP PKB pekan lalu.

"Pengalaman dan kapasitas Muhaimin sangat layak dan mumpuni menjadi pimpinan MPR, apalagi dia pernah menjadi wakil ketua DPR periode 1999-2004 dan 2004-2009," kata dia, kemarin.

Selain itu, Cak Imin juga diyakini dapat mengatasi kebuntuan komunikasi MPR dengan berbagai elemen, sehingga kinerja lembaga tersebut diyakini akan lebih baik dan optimal.

Di kompleks parlemen sendiri, Cak Imin bukan lah figur baru. Dalam setiap pemilihan umum di era reformasi, sejak 1999 hingga 2014, Muhaimin selalu terpilih sebagai anggota dewan.

Bahkan, pada 1999, ia pernah terpilih sebagai Wakil Ketua DPR. Padahal, ketika itu usianya belum genap 33 tahun, sehingga tercatat sebagai pimpinan DPR termuda. Lalu, terpilih lagi sebagai pimpinan pada 2004.

Cak Imin kemudian melepas jabatan sebagai anggota DPR pada 2009, karena dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai menteri tenaga kerja dan transmigrasi.

Dalam dunia politik, Cak Imin sampai sekarang dipercaya mengemban jabatan sebagai ketua umum partai sejak 2008 lalu. 

Wakil Sekjen PKB, Daniel Johan, menambahkan hal utama yang penting dilakukan MPR adalah menjaga konstitusi pemerintahan presidensial serta semakin membumikan Pancasila dalam kehidupan kebangsaan.

"Cak Imin yang lahir dan besar di kalangan Islam nasionalis akan mampu mampu memberi aura dan karya positif bagi kinerja MPR ke depan," tambah dia.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)