logo rilis
Jadi Provinsi ke-Lima, Menkopolhukam Resmikan Gerbangdutas 2018 di Papua
Kontributor
Elvi R
17 April 2018, 11:21 WIB
Jadi Provinsi ke-Lima, Menkopolhukam Resmikan Gerbangdutas 2018 di Papua
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal Purn Wiranto bersama Mendagri Tjahjo Kumolo dan jajaran pejabat Kementan, Balitbangtan serta Pemprov Papua. FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Merauke— Bertempat di Kantor Bupati Merauke, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal Purn Wiranto selaku Ketua Badan Pengawas Badan Nasional Pengawas Perbatasan (BNPP) meresmikan Pencanangan Gerbangdutas 2018 dihadapan Menteri Dalam negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan para petinggi serta masyarakat Provinsi Papua tepat pk. 14.16 WIT dengan menabuh tifa Papua.

Selaku perencana dan sekaligus Kepala Badan BNPP yang bertanggung jawab terhadap Gerbangdutas, Tjahjo Kumolo menjelaskan, pembentukan BNPP adalah untuk mensinergikan kegiatan antar Kementerian/Lembaga dengan total anggaran yang dikelola di 2018 sebesar Rp24,7 triliun.  Sinergi ini dijelaskan juga untuk memperbaiki sistem sebelumnya di mana program dijalankan secara terpisah dan tumpang tindih.  "Sinergi ini untuk mewujudkan perbatasan sebagai beranda depan NKRI," paparnya.

Gerakan Pencanangan Gerbangdutas pertama kali dilaksanakan di Prov. Kalimantan Utara dan Maluku pada 2015, selanjutnya di NTT 2016, di Kepulauan Riau 2017.  Pada 2018 Papua memperoleh kehormatan besar menjadi provinsi ke-5 untuk melaksanakan gerakan tersebut.

Sementara itu, Menkopulhukam Wiranto menjelaskan, program ini kuncinya ada dua yaitu keterpaduan program dan peran aktif Gubernur dan Bupati untuk membangun kedaulatan pangan masyarakat. Disamping itu, pembangunan sarana prasarana pemerintahan dan infrastruktur. Secara khusus dijelaskan di negeri ufuk timur matahari terbit ini sudah tidak boleh ada pengkotak-kotakan suku. 

“Kita sudah masuk dan lewati Sumpah Pemuda yang satukan Indonesia dan telah membuka sekat-sekat primordia,” tegas Wiranto.

Kementerian Pertanian turut hadir diwakili oleh Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP), Dr. Haris Syahbuddin yang juga Ketua Harian Perbatasan Kementan. Hadir pula Dewa Cakrabawa dari Biro Perencanaan Kementan, Sesbadan Karantina Kementan dan UPT vertikal Kementan di Papua yakni BPTP Papua dan Balai Karantina lingkup Papua.

Sumber: (Yuliantoro Baliadi/Balitbangtan)


500
komentar (0)