Home » Elektoral

Jadi Cawapres Jokowi, Cak Imin: Tergantung Musyawarah Kiai

print this page Kamis, 7/12/2017 | 21:17

FOTO:RILIS.ID/Armidis Fahmi

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar masih irit bicara, saat ditanya tentang dukungan untuknya maju sebagai calon Wakil Presiden (Wapres) pada Pemilu 2019 mendatang.

Menurut politisi yang akrab disapa Cak Imin itu, masih banyak mekanisme yang mesti dilalui sampai pada keputusan itu. Ia akan memertimbangkan langkah politik itu melalui mekanisme partai. 

"Belum kepikiran secara serius. Tapi nanti kita akan lihat bagaimana. Tentu ada mekanisme-mekanisme yang harus dilalui internal dan mendengar kiai-kiai dan istigharah untuk memberikan pertimbangan," kata Muhaimin Iskandar usai menghadiri diskusi di bilangan Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).

Menanggapi banyak dukungan kepadanya mendampingi Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019. Selain mengapresiasi dukungan itu, Cak Imin menyerahkan semuanya pada keputusan kiai-kiai.

"Terima kasih tentu saja, tapi saya bergantung pada pertemuan dan hasil musyawarah kiai-kiai," imbuhnya.

Sebelumnya, peneliti senior CSIS J Kristiadi menilai, peluang Cak Imin untuk menjadi pendamping Jokowi lebih besar ketimbang tokoh politik lainnya. Sebab, menurutnya Jokowi butuh pendamping yang mampu merepresentasikan pemilih muslim.

Kebutuhan itu, ditemukan dalam sosok Muhaimin Iskandar yang memiliki kekuatan di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

"Pak Jokowi perlu wakil yang merepresentasikan muslim yang bisa menjangkau Sabang-Merauke. Itu Nahdliyin, ada di Cak Imin," pungkasnya. 

Penulis Armidis Fahmi
Editor Intan Nirmala Sari

Tags:

Cawapres JokowiPemilu 2019Cak IminJokowi