logo rilis

Istana Minta Pecat Amien, Drajad: Jabatan Amien Rais di PA 212 Sukarela
Kontributor
Zul Sikumbang
02 Juni 2018, 20:42 WIB
Istana Minta Pecat Amien, Drajad: Jabatan Amien Rais di PA 212 Sukarela
Amien Rais, Prabowo Subiato dan Rizieq Shihab bertemu di Arab Saudi. FOTO: Istimewa untuk rilis.id

RILIS.ID, Jakarta— Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo menyatakan, posisi Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Persaudaraan Alumni 212 bukan jabatan seperti di pemerintahan.

Demikian dikatakan Drajad menanggapi pernyataan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. Ngabalin minta agar Amien Rais dipecat dari posisi Ketua Dewan Pembina Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Oleh karena itu, permintaan Ngabalin tak perlu ditanggapi secara serius.

“Saya rasa tidak perlu ditanggapi terlalu jauh. PA 212 itu melanjutkan gerakan umat. Sifatnya sukarela. Tidak ada pecat-pecatan. Beda dengan pejabat pemerintah atau pejabat Istana. Bisa setiap saat digeser atau diberhentikan dan sudah ada beberapa contohnya yakni Ali Mochtar Ngabalin,” kata Drajad kepada rilis.id di Jakarta, Sabtu (2/6/2018).

Bahkan ia mendoakan Ngabalin agar bisa melaksanakan tugas di Istana

“Bang Ali itu kawan baik. Saya doakan semoga dia dapat menunaikan tugas di Istana dengan baik dan bermanfaat,” doa mantan anggota DPR RI itu.

Pernyataan Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang meminta Amien Rais dipecat dari posisi Ketua Dewan Pembina Persaudaraan Alumni (PA) 212 jadi kontroversi. Ngabalin disebut mau memecah-belah umat yang tergabung di 212.

"Saya mengimbau, saya menyarankan, saya menasihati diriku dan semua yang merasa memiliki organisasi Persaudaraan 212 segera mengajukan nota protes, kepada Ketua Dewan Pembina Persaudaraan 212 untuk segera diberhentikan dan jangan merusak organisasi itu," ujar Ngabalin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2018).

Editor: Yayat R Cipasang


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)