logo rilis
Israel Terus Bangun Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Kontributor
Syahrain F.
12 Januari 2018, 17:16 WIB
Israel Terus Bangun Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Seorang penduduk Palestina menyaksikan wilayah tempat tinggalnya dijadikan permukiman eksklusif bagi Yahudi, di Tepi Bar

RILIS.ID, Tepi Barat— Otoritas Israel menyetujui rencana pembangunan ratusan unit rumah baru untuk pemukim Yahudi di wilayah Palestina, Tepi Barat.

"Israel akan membangun lebih dari 200 rumah di permukiman Oranit dan 50 lebih di permukiman Petzael di Lembah Yordan," tulis harian Israel Haaretz.

Menurut surat kabar tersebut, unit perumahan tambahan itu akan dibangun di wilayah di utara Tepi Barat, Palestina. 

Meski mengundang kecaman dunia, Israel tetap melanjutkan proyek yang telah ditentang Dewan Keamanan PBB. Permukiman itu bahkan telah diberi nama Ariel dan Alfei Menashe.

Ditambah lagi, rencana pembangunan ratusan unit rumah di permukiman Kfar Adumim dan Givat Zeev juga telah disetujui.

Dikutip dari kantor berita Anadolu Agency pada Jumat (12/1), awal pekan ini, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman berjanji akan menyetujui proyek ilegal itu.

Menurut kelompok anti-permukiman Israel Peace Now, pada 2017, otoritas Israel menyetujui pembangunan 6.742 unit perumahan baru di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. 

Angka itu merupakan jumlah tertinggi sejak 2013.

Saat ini, sekitar 500.000 warga Israel tinggal di lebih dari 100 permukiman khusus Yahudi yang dibangun di atas tanah Palestina.

Permukiman eksklusif bagi Yahudi itu dibangun sejak Israel mulai menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada 1967.

Sementara itu, hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua aktivitas pembangunan permukiman Yahudi di atas tanah itu ilegal.


#tepi barat
#palestina
#permukiman ilegal Yahudi
500
komentar (0)