logo rilis

Israel Putus Misi Diplomatik Luar Negeri, Tanda Kemerosotan Finansial?
Kontributor
Syahrain F.
14 Januari 2018, 11:35 WIB
Israel Putus Misi Diplomatik Luar Negeri, Tanda Kemerosotan Finansial?
Kedutaan Besar Israel di Mesir. FOTO: AP

RILIS.ID, Yerusalem—  Media Israel Haaretz memberitakan, Israel berencana akan memutus tujuh misi dipomatiknya di seluruh dunia. Rencana itu telah masuk dalam rancangan perhitungan anggaran negara 2019 dan telah disetujui implementasinya.

Beberapa misi Israel di negara seperti Amerika Serikat (AS), Jerman, Turki, dan Kanada akan kembali ditinjau melihat tingginya biaya operasional tahunan Israel di kedua negara itu.

Baca Juga

Selain itu, Departemen Keuangan Israel juga mengusulkan pemotongan jumlah misi diplomatik di Turki.

Sebagai alternatifnya, Israel akan merampingkan sejumlah misi diplomatiknya. Misi diplomatik di Latvia akan disatukan dengan Lituania, dan sama halnya dengan Republik Ceko yang akan digabung dengan Slovakia.

Israel juga memiliki rencana untuk mengurangi 140 pegawai kementerian luar negeri. Namun, rencana tersebut diganti dengan rencana mendesak halus para staf kementerian agar pensiun.

Kementerian Luar Negeri Israel menyampaikan, butuh waktu sedikitnya tiga tahun untuk merampingkan perwakilan diplomatiknya di luar negeri. Sementara sisa anggaran misi diplomatik itu akan diserahkan ke Kementerian Keuangan Israel.

Saat ini, Israel memelihara hubungan diplomatik dengan 162 negara di seluruh dunia.

Pascakeputusan Presiden AS Donald Trump mengenai status Yerusalem, upaya perlawanan dan pertentangan terhadap Zionisme Israel kian kencang di seluruh dunia. 

Gerakan pemboikotan Israel dan AS dalam berbagai sisi pun diperkirakan akan memberi dampak kerugian secara ekonomi dan kultural terhadap negara Yahudi itu.

Namun, Kementerian Keuangan Israel mengklaim, perampingan itu berkaitan dengan alokasi belanja negara Israel ke sektor pertahanan—mengingat situasi di Yerusalem yang semakin memanas.

Sumber: Anadolu Agency


#ISRAEL
#MISI DIPLOMATIK
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)