logo rilis

Iriana Jokowi: Ibu-ibu PKK Dilarang Berpolitik Praktis
Kontributor
Sukma Alam
10 April 2018, 11:57 WIB
Iriana Jokowi: Ibu-ibu PKK Dilarang Berpolitik Praktis
Iriana Jokowi. Foto: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri rapat koordinasi Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se-Indonesia 2018.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan kepada PKK agar tidak boleh terjun ke politik praktis.

"Saya juga akan mengingatkan kepada ibu-ibu PKK tidak boleh berpolitik jadi murni di kegiatan PKK," kata Ibu Iriana Joko Widodo dalam acara Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Tim Penggerak PKK Seluruh Indonesia Tahun 2018 di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Ibu Negara yang juga Penasehat Tim Penggerak PKK itu bahkan memberikan peringatan lebih jauh jika ada anggota PKK yang melanggar.

Ia menegaskan, seluruh kegiatan dalam PKK harus murni sesuai dengan kelompok kerja dan tidak boleh ada kampanye apa pun di dalamnya.

"Jadi ibu-ibu dalam kegiatan murni di kegiatan sesuai kelompok kerja 1, 2, 3, 4, tidak ada istilah woro-woro pilih si A, si B, enggak boleh karena itu sangat ketat sekali (aturannya)," katanya.

Menurut Iriana, meskipun suami-suami anggota PKK terjun ke dunia politik bukan berarti para istrinya menjadikan PKK sebagai ajang untuk berpolitik.

"Biarpun suaminya berpolitik,di PKK tidak boleh berpolitik," katanya.

Pada kesempatan itu juga, hadir ribuan ketua dan anggota Tim Penggerak PKK dari seluruh Indonesia, sementara Ibu Negara didampingi oleh Istri Wapres Hj Mufidah Kalla dan Ketua Umum TP PKK Erni Tjahjo Kumolo yang juga Ketua Umum Oase Kabinet Kerja.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)