Home » Bisnis

Investasi Kunci Distribusikan Kekayaan Negara secara Adil

print this page Sabtu, 25/11/2017 | 14:07

Suasana pelabuhan tempat bongkar muat terlihat sepi sejumlah alat berat berhenti beroperasi akibat aksi mogok pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT), Jakarta Utara, Kamis (3/8/2017). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Asian Development Bank (ADB) Institute dorong Indonesia untuk mendistribusikan kekayaan negara lebih adil. Salah satunya,dengan berinvestasi di bidang infrastruktur dan mendorong lebih banyak sumber daya dalam mengembangkan potensi kekayaan daerah. 

Dalam Penelitian bertajuk Pertumbuhan Ekonomi Cepat, Melahirkan Ketidaksetaraan di Indonesia, ADB Institute turut meminta pemerintah untuk membantu desa-desa miskin.

Menurut laporan itu, peningkatan kesenjangan pendapatan terjadi karena percepatan pergeseran antara sektor pertanian dan informal, pedesaan dengan perkotaan, serta kesenjangan pendidikan. 

"Cara lain untuk memacu pertumbuhan adalah dengan memastikan masyarakat lokal mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang dibawa langsung investor asing," menurut laporan yang dirilis Jumat (24/11/2017).

ADB Institute mencatat pangsa produksi pertanian Indonesi terus mengalami penurunan sejak 1980. Sementara itu, sektor industri dan jasa mengalami pertumbuhan signifikan. 

Selama dua dekade terakhir, banyak masyarakat Indonesia yang beralih profesi dan meninggalkan pekerjaan di sektor pertanian. Hal tersebut berkontribusi pada peningkatan ketidaksetaraan pendapatan lantaran perbedaan ekonomi lintas wilayah atau daerah. 

Penelitian dilakukan oleh Teguh Dartanto selaku Ketua Kelompok Penelitian Perlindungan Sosial dan Kemiskinan Universitas Indonesia (UI), Edith Zheng Wen Yuan rekan riset dan Yusuf Sofiyandi, sebagai asisten peneliti.

Penulis Intan Nirmala Sari

Tags:

Asian Development Bank InstituteKekayaan NegaraKetidaksetaraan PendapatanKetimpangan EkonomiKesenjangan PendapatanAngka KemiskinanInvestasi InfrastrukturInvestasiPotensi Kekayaan DaerahEkonomi Indonesialaporan ADB