logo rilis
Ini Tugas Bekas Dirut Jakpro Setelah Dipecat Gubernur Anies
Kontributor
Yayat R Cipasang
11 Juli 2018, 17:13 WIB
Ini Tugas Bekas Dirut Jakpro Setelah Dipecat Gubernur Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ILUSTRASI: Dendi

RILIS.ID, — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pergantian Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dari Satya Heragandhi kepada Dwi Wahyu Daryoto untuk penataan aset. Daryoto diaggap ahli dalam penataan aset.

"Jadi salah satu keinginan kita terutama adalah soal penataan aset. Jakarta ini PR terbesar dari BPK kemarin adalah pengelolaan aset. Nah sekarang kita alhamdulillah mendapatkan seorang dirut yang punya pengalaman di bidang pengelolaan aset yang baik," kata Anies di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Gubernur melalui Badan Pembinaan BUMD (BP-BUMD) DKI Jakarta telah melakukan pergantian jajaran direksi dan komisaris PT Jakpro. Hal ini terlihat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Jakpro, Selasa (10/7).

Daryoto pernah menjadi Direktur SDM dan Direktur Manajemen Aset PT Pertamina, kemudian pada April 2018 dicopot.

"Beliau pernah mengelola aset di Pertamina, pernah memimpin di BWC (Bilodeau Wells & Company), salah satu perusahaan konsultan akutansi yang terbaik di dunia. Jadi seorang yang punya 'track record' amat baik," kata Anies.

Selanjutnya Satya juga akan ada penugasan, sehingga tidak akan jauh dari Light Rail Transit (LRT) karena, Satya yang selama ini membantu LRT.

"Karena itu tugasnya beliau yang baru seputar LRT. Tapi apa nama posnya, nanti sesudah diumumkan resmi. Pak Satya nanti konsentrasi di LRT Jakarta. Bukan di Jakpro tapi di PT LRT, jadi fokus," kata Anies.

Sumber: ANTARA


komentar (0)