logo rilis

Ini Tandanya Si Mantan Masih Memendam Rasa
Kontributor
Ning Triasih
17 Juli 2018, 20:01 WIB
Ini Tandanya Si Mantan Masih Memendam Rasa
ILUSTRASI: Pixabay

RILIS.ID, Jakarta— Dalam hubungan asmara, 'putus' adalah hal yang pasti tau mau dialami siapa pun. Namun, karena alasan tertentu, perpisahan terkadang harus terjadi.

Ketika putus cinta, ada sejumlah orang yang bisa dengan mudah melupakan mantan dan menjalin hubungan baru. Tapi, tak sedikit pula yang tak bisa melepaskan alias susah move on.

Bisa jadi, mantan masih memendam rasa dan menyesal telah putus dengan Anda. Lalu bagaimana cara mengetahui apakah mantan masih cinta atau tidak? Dilansir dari Boldsky, inilah tanda-tanda si dia belum bisa move on setelah putuh:

1. Tak kunjung punya pacar baru

Jika Anda dan dia telah lama putus tapi ia belum juga punya penggantinya, bisa jadi mantan Anda masih memendam rasa. Dia tak bisa atau tak mau mencari pasangan baru karena hati dan perasaannya masih terpaut pada Anda. 

2. Tak menghapus semua kenangan tentang Anda

Meski telah putus, ternyata Anda masih melihat foto-foto Anda terpajang di media sosialnya maupun galeri ponselnya. Jika dia memang sudah tak ada rasa, wajar jika ia menyingkirkan segala yang berbau tentang Anda dan dia. Tapi jika tidak, kukankah itu aneh?

3. Masih dekat dengan keluarga Anda

Umumnya, setelah pasangan putus cinta, mereka akan memutuskan hubungan dengan orang-orang terdekat mantannya, termasuk keluarga. Tapi, jika setelah putus si dia tetap berhubungan baik dengan keluarga Anda, ini pertanda dia masih cinta.

4. Mendekati sahabat dekat Anda

Memang, tak ada yang salah jika mantan tetap berhubungan baik dengan teman Anda. Apalagi, selama pacaran ia cukup intens bertemu dengan mereka. Tapi, jika ia mendekati teman-teman Anda secara tidak wajar, bahkan mencari tahu segala tentang Anda, itu patut dicurigai.

5. Stalking media sosial Anda

Meski telah putus, dia masih saja memberi like, love atau mengomentari apa yang Anda unggah di media sosial. Jika begini, apa benar dia telah melupakan Anda?

6. Menghubungi saat frustrasi

Ini yang tak bisa terelakkan lagi. Saat dalam kondisi terpuruk, dia tiba-tiba menghubungi Anda. Mengapa harus Anda? Padahal masih banyak orang lain di luar sana. Jika itu yang terjadi, artinya tak ada orang lain yang lebih ia percaya selain Anda. Tentu saja dia masih ada rasa.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)