logo rilis

Ini Strategi Mensos Entaskan Kemiskinan di Indonesia
Kontributor
Kurnia Syahdan
26 Maret 2018, 15:45 WIB
Ini Strategi Mensos Entaskan Kemiskinan di Indonesia
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Sosial, Idrus Marham, menekankan pentingnya sinergi dengan kementerian lain dan para mitra kerja sosial, untuk mendukung program-program pengentasan kemiskinan di Indonesia.

"Posisi Kementerian Sosial ini sangat sentral. Kerja-kerja kementerian lain juga bermuara ke situ (Kemensos, red)," kata Idrus Marham di Jakarta, Senin (26/3/2018).

Ia mencontohkan, sejumlah kerja sama yang sebelumnya telah dilakukan Kemensos, seperti bersama Kementerian Pertanian dalam Program Keluarga Harapan (PKH) yaitu pemberian bantuan bibit tanaman serta pengarahan, pembinaan, dan penyuluhan pertanian kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

Hal tersebut dilakukan agar permasalahan yang dihadapi keluarga miskin bisa ditangani secara tuntas.

Kemensos, kata Idrus, dari sisi bansos, Kementan membantu untuk peningkatkan perekonomian mereka melalui kegiatan pertanian.

Mensos dan Mentan, Amran Sulaiman juga akan melakukan kunjungan kerja bersama ke 41 daerah perbatasan untuk melihat langsung masalah-masalah yang dihadapi masyarakat dan memastikan bantuan yang akan diberikan tepat sesuai permasalahan.

Pemerintah, lanjut Idrus Marham, menargetkan penurunan kemiskinan bisa mencapai satu digit pada 2019 dan saat ini yang masih di atas 10 persen.

Perwakilan Anggota Komisi XI DPR RI, Nur Supit mengatakan, Kementerian Sosial adalah poros dalam upaya pengentasan kemiskinan. 

Kementerian dan lembaga lain seharusnya berjalan beriringan mendukung.

"Yang dilakukan Kementerian Sosial sudah tepat yakni sebagai garda depan pengentasan kemiskinan. Kementerian lain harusnya mendukung Kemensos untuk mensejahterakan masyarakat indonesia. Tidak boleh jalan sendiri, karena banyak sekali pembangunan yang mubazir, karena tidak ada koordinasi dan tidak ada pemimpinnya," katanya
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)