logo rilis
Ini Sensasi Sandiaga Lari Telusuri Ciliwung
Kontributor
Kurniati
07 April 2018, 12:30 WIB
Ini Sensasi Sandiaga Lari Telusuri Ciliwung
Wagub Jakarta, Sandiaga Uno saat lari bersama komunitas di Jakarta. FOTO: Instagram/@sandiuno

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan sesasinya lari menelusuri kali Ciliwung.

"Saya belum pernah lari sensasinya di pinggir Ciliwung, selama ini bayangannya Ciliwung itu kotor, semerawut. Tapi tadi warga turun tanpa dimobilisasi dan saya melihat betul kegiatan ini bisa menyatukan gaya hidup sehat dan bersih," kata Sandiaga usai mengikuti lari sepanjang lima kilometer menelusuri kali Ciliwung dalam acara "Ciliwung Punya Kita" dengan start di halaman Tugu Proklamasi menuju Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (7/4/2018).

Acara "Ciliwung Punya Kita" yang diselenggarakan oleh Jakarta Property Institute (JPI), bekerja sama dengan Jakarta Berlari, dimana acara ini diikuti sekitar 100 pelari.

"Kebetulan teman-teman Jakarta Berlari milad kedua, ini diharapkan bisa menjadi gerakan didukung oleh warga Jakarta untuk menjaga kebersihan dan menjaga sungainya sendiri serta bergaya hidup sehat," kata Wagub.

Menurutnya kegiatan seperti ini kebanyakan hanya lihat di televisi dan hanya dilaksanakan di pusat kota dan daerah-daerah elite.

"Begitu tadi kita melewati Kelurahan Cikini, Kelurahan Kwitang juga beberapa tempat yang warganya sangat antusias. Mereka kalau diberikan contoh dan diberikan teladan maka tidak mengotori sungainya," kata Sandiaga.

Ia juga berharap, Kali Ciliwung menjadi tampak depan, di situ akan berhenti untuk berdikotomi baik naturalisasi atau normalisasi sungai. Pokoknya semua program pemerintah mereka mendukung.

"Bahwa ini bukan saatnya lain untuk diperdebatkan, tapi langsung take action di sungai-sungai yang kita jaga bersama. Pemerintah nanti yang menentukan apakah sungainya dinormalisasi atau dinaturalisasi," katanya.

Sementara itu, Direktur JPI, Wendy Haryanto mengatakan JPI yang juga mewakili warga kota Jakarta ingin membangun Jakarta menjadi kota yang bertaraf internasional.

Mayoritas kota-kota internasional yang terpandang memiliki badan air yang digunakan dengan baik untuk kepentingan warganya.

"Berlari atau berjalan adalah cara yang amat manusiawi untuk mengenal suatu area. Dengan demikian untuk dapat membangun jiwa raga yang sehat, kami mengajak warga menikmati kota dengan mengenalkan jalur lari melewati melewati nadi kota dan lokasi-lokasi bersejarah lainnya," kata Wendy.
 

Sumber: ANTARA


komentar (0)