logo rilis
Ini Komitmen Karolin-Gidot Berantas Korupsi di Birokrasi
Kontributor
Kurniati
21 Juni 2018, 18:45 WIB
Ini Komitmen Karolin-Gidot Berantas Korupsi di Birokrasi
FOTO: Dokumen Tim Sukses

RILIS.ID, Pontianak— Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, komitmen untuk memberantas praktik korupsi di lingkungan birokrasi.
    
"Di Kalbar terjadi peningkatan kasus korupsi tiap tahunnya. Ke depan kita akan memaksimalkan fungsi e-bugeting, e-planning dan sistem lainnya. Kita akan meningkatan kerjasama dengan KPK, BPK dan pihak lainnya untuk memperkecil peluang adanya korupsi di jajaran birokrasi Kalbar," kata Karolin, saat menjawab pertanyaan dari tim perumus dalam Debat Kandidat Pikada Kalbar tahap akhir di Hotel Aston Pontianak, Kamis (21/6/2018).
    
Karolin menegaskan, dirinya akan mendukung komitmen pemberantasan korupsi dalam berbagai bentuk, karena korupsi adalah musuh bersama yang harus dilawan.
    
"Kita semua komitmen mendukung pemberantasan korupsi dalam berbagai bentuk mulai dari pungutan liar (pungli), gratifikasi, suap sampai pada penyalahgunaan wewenang dan keuangan negara. Karena telah tertanam di benak kita bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa terhadap kemanusiaan, menjadi faktor utama penghambat pembangunan kesejahteraan rakyat. Korupsi adalah musuh bersama yang harus kita lawan bersama," kata Bupati Landak ini. 

Karolin melanjutkan, pemberantasan korupsi dapat menjadi seperti alarm atau rambu-rambu yang dapat mengingatkan dan penyadaran sebelum perbuatan korupsi terjadi.

"Kita berharap agar ada penguatan bagi penyelenggara negara dan aparatur pemerintahan untuk dapat menghindari atau pencegah dirinya, jajarannya dan organisasinya untuk tidak melakukan praktek-praktek korupsi," jelasnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)