logo rilis
Ini Daftar Negara-negara Paling Berbahaya bagi Wartawan
Kontributor
Syahrain F.
26 April 2018, 14:30 WIB
Ini Daftar Negara-negara Paling Berbahaya bagi Wartawan
Awak wartawan nampak tengah melakukan peliputan di Idlib, Suriah, Desember 2016 lalu. Credit: Anadolu Agency

RILIS.ID, Paris— Jurnalis memiliki tugas untuk menyampaikan berita di lapangan ke masyarakat. Namun, seringkali, medan yang mereka hadapi tidak mudah atau bahkan ekstrem. 

Terbunuhnya dua jurnalis Palestina ketika meliput aksi protes di perbatasan Gaza mengundang reaksi kecaman dari dunia internasional mengenai peraturan perlindungan untuk para pewarta.

Organisasi Reporters Without Borders (RWB) merilis ulasan mengenai wilayah atau negara-negara yang dinilai paling mengancam bagi para jurnalis.

Timur Tengah berada pada urutan pertama dari daftar tersebut.

Meruncingnya konflik di Suriah dan Yaman, serta tudingan-tudingan "terorisme" dari Arab Saudi dan Mesir terhadap berbagai organisasi menjadikan Timur Tengah sebagai kawasan tersulit dan paling berbahaya bagi jurnalis.

Sementara, berdasarkan Indeks Kebebasan Pers, Korea Utara merupakan negara dengan tingkat represi tertinggi terhadap wartawan, diikuti Arab Saudi, Bahrain, Vietnam, Sudan, dan Kuba. Peringkat Malta anjlok ke urutan 18 setelah mencuatnya kasus pembunuhan jurnalis investigatif Daphne Caruana Galizia yang berupaya mengungkap skandal korupsi pejabat tinggi.

Di 2017, perang antar kartel narkoba yang terjadi di Meksiko membuat pekerjaan para jurnalis berada dalam ancaman pembunuhan. 

Benar saja, di tahun itu 11 jurnalis dibunuh berkaitan dengan pengungkapan atau pemberitaan terkait narkoba, dan menjadikan Meksiko sebagai negara dengan ancaman pembunuhan terbesar kedua bagi para wartawan.

RWB menyebut, terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) memunculkan ancaman kebebasan pers di seluruh dunia dikarenakan sikapnya yang anti-kritik dan upayanya dalam membungkam oposisi. Tren yang serupa, lanjut RWB, juga muncul di Rusia dan Cina.

Editor: Elvi R


500
komentar (0)