logo rilis
Ini Cara Anies Matta Galang Dukungan untuk Nyapres
Kontributor
Sukma Alam
11 April 2018, 12:06 WIB
Ini Cara Anies Matta Galang Dukungan untuk Nyapres
Fahri Hamzah dan Anis Matta (kiri). FOTO: Instagram @fahrihamzah

RILIS.ID, Ciamis— Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, terus menggalang sukarelawan di daerah untuk mendukung rencananya maju di Pemilu 2019 nanti. Salah satunya yang dikunjunginya Pondok Pesantren Miftahul Huda 2 Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

"Untuk di Jawa Barat baru mendatangi pondok pesantren ini (Miftahul Huda 2), tidak ada target namun saat ini sedang melakukan road show," kata Anis, Rabu (11/4).

Ia menuturkan, dirinya termasuk salah satu calon Presiden Indonesia yang diumumkan oleh Dewan Syuro PKS sehingga memiliki kewajiban untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Menurut dia, semakin banyak dukungan dari masyarakat tentunya akan membuat percaya diri untuk maju pada Pilpres 2019.

"Saya hanya fokus melakukan sosialisasi, dan saya juga mendorong para calon lainnya yang sudah dicalonkan Dewan Syuro karena toh tujuan kami adalah mengangkat nama partai selain berusaha mendapatkan Pilpres yang akan datang," katanya.

Ia mengungkapkan, akan terus sosialisasikan diri menemui masyarakat, seperti mendatangi pondok pesantren hingga akhirnya akan semakin dikenal oleh masyarakat.

Spanduk dukungan yang tersebar di sejumlah daerah itu, kata dia, bukan berasal dari dirinya melainkan inisiatif pendukungnya yang tersebar di berbagai daerah.

"Saya terima kasih teman-teman sudah buat itu (spanduk dan baliho) saya tidak tahu, itu spontan," katanya.

Ia berharap mendapatkan dukungan terus dari berbagai kalangan masyarakat dalam pemilihan presiden nanti.

"Ini fenomena partisipasi politik baru dengan makin melibatkan masyarakat," katanya.

Diketahui, kesembilan kader internal yang digadang-gadang PKS untuk maju di pilpres itu adalah Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. 

Kemudian ada nama Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al'Jufrie, Mantan Presiden PKS, Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS, Al Muzammil Yusuf dan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera hingga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Sumber: ANTARA


komentar (0)