logo rilis
Ini Bukti Kesuksesan Kinerja Jokowi Versi PSI
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
25 April 2018, 10:21 WIB
Ini Bukti Kesuksesan Kinerja Jokowi Versi PSI
Presiden Jokowi (tengah) sela peresmian Tol Ngawi-Kertosono seksi Ngawi-Wilangan di depan Gerbang Tol Madiun, Desa Bagi, Kecamatan Sawahan, Madiun, Jawa Timur, Kamis (29/3/2018). FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo

RILIS.ID, Jakarta— Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merasa gembira dengan hasil semua lembaga survei yang memenangkan Presiden Joko Widodo. Meski begitu, kata Juru Bicara PSI Dedek Prayudi, pihaknya tak terkejut dengan hasil yang diraih mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. 

“Kami tidak terkejut, pertama, Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sudah rampung berjumlah 30 PSN yang antara lain berbentuk jalan tol, bandara, pelabuhan, dan bendungan. Seluruh hasil pembangunan infrastruktur ini memberikan angin segar bagi roda perekonomian setempat dan nasional,” katanya melalui siaran persnya, Rabu) 25/4/2018).

Dedek mengatakan, selama ini Jokowi telah membawa pemerintahan yang semakin baik dalam bidang sosial dan perekonomian masyarakat. Terbukti, ujar dia, angka kemiskinan saat ini mengalami penurunan dari 11,25 persen pada 2014, menjadi 10,12 persen di 2017.

"Tingkat inflasi juga berhasil ditekan dari 8,5 persen pada 2014 menjadi 3,5 peren pada 2017. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan yang signifikan dari 68,9 pada 2014 menjadi 70,8 pada 2017,” ujar Dedek. 

Dia menambahkan, kenaikan IPM pada masa Jokowi terjadi di seluruh provinsi di Indonesia. Bahkan, kenaikan tajam justru terjadi di Indonesia bagian timur, seperti provinsi Papua, Papua Barat, dan Gorontalo.

“Kalau Presiden Jokowi hanya mementingkan efek elektoral, pembangunan Indonesia Timur tidak akan secepat itu,” imbuhnya. 

Diketahui, berbagai lembaga survei memang menempatkan Jokowi di atas figur yang lainnya, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Terakhir, Litbang Kompas merilis hasil survei dengan menempatkan elektabilitas Jokowi semakin naik di angka 55,9 persen, sedangkan Prabowo menurun ke level 14,1 persen. 

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)