Home » Peristiwa » Daerah

Ini Alasan Mendagri Berhentikan Bupati Cantik Talaud

print this page Jumat, 12/1/2018 | 23:11

Sri Wahyuni Manalip. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Manado— Kementerian Dalam Negeri memberikan sanksi pemberhentian sementara kepada Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyuni Manalip, yang dianggap melanggar ketentuan Permendagri 29 tahun 2016. 

Sanksi tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor 131.71-17 Tahun 2018, tentang Pemberhentian Sementara Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara.

“Undang-undang harus kita hormati serta jalankan, karena kita hidup di NKRI yang berdasarkan undang-undang. Semoga kejadian ini menjadi yang pertama dan yang terakhir,” kata Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven OE Kandouw, ketika menyerahkan SK tersebut kepada Wakil Bupati Talaud Petrus Simon Tuange, Jumat (12/01/2018).

Penyerahan SK yang disaksikan oleh Forkopimda dan perwakilan DPRD Talaud, sekaligus menandai penunjukan Petrus Simon Tuange untuk melaksanakan kewenangan sebagai Bupati Kepulauan Talaud.

Seperti diketahui, Sri Wahyuni Manalip telah melakukan kunjungan ke Amerika Serikat tanpa izin kepada Gubernur, sebagaimana ketentuan dalam Permendagri 29 tahun 2016, yang mengatur tentang pedoman perjalanan dinas luar negeri bagi aparatur sipil negara, kepala daerah dan wakil kepala daerah, pimpinan dan anggota dewan perwakilan rakyat daerah. 

Sri Wahyumi Manalip mengakui dirinya tidak meminta ijin ke Gubernur Sulawesi Utara dan Menteri Dalam Negeri, ketika melakukan kunjungan ke Luar Negeri kurang lebih tiga pekan.

Hal ini terungkap dalam hasil kunjungan Tim Investigasisi dari Kemendagri dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ke Talaud beberapa waktu lalu.

“Bupati Sri Wahyumi Manalip mengakui melakukan kunjungan ke Luar Negeri (Amerika Serikat) selama tiga minggu tanpa minta ijin ke Gubernur dan Mendagri. Adapun alasan tidak minta ijin karena waktu yang mepet, menggunakan paspor hijau dan dana sendiri,” ungkap Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sulawesi Utara Jemmy Kumendong.

Penulis Fatkhurohman Akbar

Tags:

Sri Wahyuni Manalip Kepulauan TalaudMendagri