logo rilis
Ini Alasan Diperingati Hari Tari Sedunia
Kontributor
Ning Triasih
29 April 2018, 17:33 WIB
Ini Alasan Diperingati Hari Tari Sedunia
FOTO: Instagram/@taritradisional_id

RILIS.ID, Jakarta— Anda suka menari? Berbicara soal tari, hari ini tengah diperingati Hari Tari Sedunia, Minggu (29/4/2018).

Ya, 29 April merupakan momen di mana masyarakat di seluruh dunia menampilkan keindahan seni tari dari budaya daerah masing-masing.

Melansir dari berbagai sumber, Hari Tari pertama kali muncul pada 1982, dicanangkan oleh Lembaga Tari Internasional CID-Counseil International de la Danse. Tujuannya yakni untuk mengajak seluruh warga dunia berpartisipasi dalam menampilkan beragam tarian negara mereka.

Pada 2003, Profesor Alkis Raftis yang saat itu menjadi Presiden CID mengatakan, pelestarian budaya menari masih sangat minim. Kala itu tak ada lembaga atau organisasi yang mewadahi bidang seni tersebut secara memadai. Tidak ada pendidikan seni tari, sehingga ketertarikan warga untuk menekuni bidang tari tergolong rendah.

Karena itu, bersama UNESCO, CID menjadi wadah bagi warga dunia untuk mementaskan pertunjukan tari dari budaya mereka. Dengan begitu, diharapkan semua generasi muda dapat terus melestarikan budaya melalui seni tari.

Sosialisasi peringatan Hari Tari makin gencar dilakukan di awal 2007, yakni dengan berfokus pada anak-anak. CID meminta seluruh anak sekolah untuk berpartisipasi dalam lomba menulis esai tentang tarian di negara mereka, melukis bertemakan tari, hingga lomba menari di jalanan.

A post shared by Tari Tradisional Indonesia (@taritradisional_id) on Jul 11, 2016 at 5:10am PDT

Sejak saat itu, Hari Tari makin mendapat ruang dan diapresiasi warga. Banyak pertunjukan tari diadakan untuk memeringati hari tersebut, tak terkecuali di Indonesia.

Di Indonesia sendiri, Hari Tari pertama kali dirayakan di Solo, Jawa Tengah.Kala itu diadakan pagelaran menari 24 jam.

 

A post shared by Tari Tradisional Indonesia (@taritradisional_id) on Jul 13, 2016 at 11:16pm PDT

Selamat Hari Tari Sedunia!


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)