Home » Peristiwa » Dunia

Inggris Tolak Beri Kekebalan Diplomatik bagi Pembocor Rahasia Negara

print this page Kamis, 11/1/2018 | 16:31

Pendiri Wikileaks Juian Assange muncul dari balik tirai jendela Kedutaan Besar Ekuador di London, Inggris, pada 20 Desember 2012. FOTO: Getty Images/Peter Macdiarmid

RILIS.ID, London— Departemen Luar Negeri Inggris (FCO) menolak permintaan pemerintah Ekuador untuk memberi status diplomatik bagi pendiri Wikileaks Julian Assange.

Seorang juru bicara FCO mengatakan, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi. Bahkan, pemerintah Inggris tidak berniat merundingkan masalah itu dengan Ekuador.

Status diplomatik itu—bila dikabulkan—akan memberikan Assange kekebalan diplomatik. Sehingga, dia bisa keluar dari area Kedutaan Ekuador dan meninggalkan Inggris tanpa khawatir mendapat penahanan dari polisi.

Assange berada di Kedutaan Ekuador di Knightsbridge, London, selama hampir enam tahun. 

Dia memohon suaka diplomatis pada Juni 2012 karena dikejar oleh pihak berwenang Swedia atas tuduhan pelecehan seksual. 

Assange menghindar dari tuntutan ektradisi ke Stockholm dengan berlindung di wilayah 'kedaulatan' Kedubes Ekuador.

Penolakannya itu didasari kekhawatiran terhadap pihak Amerika Serikat (AS) yang akan menuntutnya dengan tuduhan espionase. 

Seperti diketahui, Assange membocorkan dokumen-dokumen rahasia negara melalui situs Wikileaks yang ia dirikan.

Jaksa penuntut Swedia tahun lalu membatalkan penyelidikan mereka terhadap Assange. 

Namun, dia belum bisa melangkahkan kaki keluar dari Kedutaan Ekuador karena masih terancam ditahan oleh Inggris karena melanggar persyaratan bebasnya.

Menteri Luar Negeri Ekuador Maria Fernanda Espinosa awal pekan ini mengatakan, pihaknya ingin mencari pihak atau negara ketiga untuk menengahi masalah ini.

"Cara menuntaskan masalah ini adalah dengan keluarnya Julian Assange dari kedutaan dan menghadapi hukum," kata juru bicara FCO.

Penulis Syahrain F.
Sumber Anadolu Agency

Tags:

julian assangewikileakskedutaan ekuador