Home » Peristiwa » Dunia

Inggris Puji Indonesia Bantu Rohingya

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Unjuk rasa menentang kekejaman rezim Myanmar. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, London— Pemerintah Inggris memuji peran aktif Pemerintah Indonesia dalam merespons situasi di Rakhine State, Myanmar, dengan mengedepankan diplomasi dan dialog dalam menyelesaikan persoalan Rohingya

Apresiasi tersebut disampaikan Minister of State for Asia and the Pacific, Foreign and Commonwealth Office, Mark Field, MP saat berjumpa Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri resepsi peringatan ke-50 ASEAN di Lancaster House, Stable Yard St, Jame's, London, Kamis (12/10/2017).

Seperti disampaikan Pensosbud KBRI London Dethi Silvidah Gani, Wapres Jusuf Kalla menyampaikan krisis yang terjadi di Rakhine State, cukup menjadi perhatian bagi pemerintah dan publik Inggris. Menteri Mark Field pada September juga berkunjung ke Myanmar untuk menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Myanmar dalam mengatasi konflik tersebut.

"Pendekatan strategis Indonesia dengan Pemerintah Myanmar telah berhasil membuka jalur bantuan kemanusiaan. Indonesia dan Inggris juga dapat bekerja sama dalam mencari solusi yang terbaik bagi persoalan yang terjadi di Rakhine State," kata Kalla.

Dalam konteks bilateral, Mark Field menyampaikan harapannya untuk meningkatkan hubungan kerja sama Indonesia-Inggris di berbagai bidang, termasuk perdagangan dan investasi, pertahanan dan pendidikan.

"Inggris memandang Indonesia sebagai mitra penting, terlebih lagi setelah Inggris keluar dari Uni Eropa atau Brexit," ujar Wapres.

Menlu Inggris Boris Johnson juga menemui Wapres Kalla. Dalam pertemuan tersebut, Boris Johnson mengapresiasi peran Indonesia di kawasan dan menegaskan komitmen Inggris untuk meningkatkan hubungan dengan ASEAN. 

Boris Johnson menyambut baik peningkatan jumlah pelajar Indonesia di Inggris, termasuk yang mendapat beasiswa kedua pemerintah, baik LPDP maupun Chevening Award. Menlu Inggris menyebut pengalaman berkesan saat menjabat sebagai Wali Kota London berkesempatan bersepeda bersama Presiden Joko Widodo melintasi Car Free Day di Jakarta.

Inggris merupakan mitra dagang keempat terbesar bagi Indonesia dari negara-negara Eropa dengan nilai 2,48 miliar dolar AS pada tahun 2016. Dalam hal investasi, Inggris menempati urutan ke-13 investor terbesar di Indonesia dengan nilai 306 juta dolar AS pada tahun 2016. Pada tahun 2016, terdapat sekitar 42.000 WNI yang berkunjung ke Inggris.

Sebaliknya, Inggris merupakan negara Eropa penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia dengan 328.000 orang pada tahun 2016. Pada 2016, jumlah pelajar Indonesia bersekolah di Inggris mencapai 4.700, termasuk 2.303 orang penerima beasiswa LPDP.

Penulis Yayat R Cipasang

Tags:

inggris indonesia rohingya asean myanmar