logo rilis
Infrastruktur Lebih Siap, Mudik Lebaran 2019 Diharapkan Lebih Baik
Kontributor
Elvi R
23 Mei 2019, 08:46 WIB
Infrastruktur Lebih Siap, Mudik Lebaran 2019 Diharapkan Lebih Baik
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. FOTO: Biro Komuikasi Publik PUPR

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan secara umum kesiapan jalur mudik tahun 2019 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Di samping jalan tol, kemantapan jalan nasional di Pulau Jawa dan Sumatera secara keseluruhan juga sudah di atas 90 persen.

"Untuk di Pulau Jawa, seluruh ruas jalan tol dan jalan nasional sudah siap untuk dikelola oleh Korlantas Polri arus lalu lintasnya. Untuk jalan nasional dari Cikampek hingga ke Semarang, menurut kami sudah lebih baik kondisinya dari tahun lalu. Di Lintas Utara Jawa ini jalan nasional sepanjang 1.341 kilometer dalam kondisi mantap 97 persen, sementara Lintas Tengah Jawa sepanjang 1.197 kilometer dalam kondisi mantap 93 persen, sedangkan Lintas Selatan sepanjang 888 km mantap 98 persen dan Pantai Selatan Jawa  sudah terhubung 1.267 kilometer dari total 1.647 kilometer dengan kondisi mantap 83 persen,” kata Menteri Basuki dalam Rapat Kerja (Raker) terkait kesiapan penanganan mudik Lebaran 2019 dengan Komisi V DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis beberapa saat lalu.

Basuki menambahkan, Kementerian PUPR juga sudah meresmikan jembatan Kolonel Sunandar sepanjang 170 meter yang menghubungkan Kudus-Demak yang berada di akses vital jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. “Jembatan tersebut sangat membantu masyarakat karena bisa digunakan dua arah. Selain itu, dua jembatan di Temanggung (Jembatan Galeh Progo) juga sudah siap dibuka untuk umum,” ujar Menteri Basuki. 

Sejumlah perbaikan jalan dengan perkerasan beton (rigid pavement) di Pulau Jawa, juga dikatakan Menteri Basuki sudah selesai dan siap dibuka untuk dapat dilewati saat mudik nanti. “Untuk rigid pavement di daerah Kebumen akan dibuka besok karena menunggu umur beton pada tanggal 22 Mei 2019, begitu pula di daerah Prupuk. Jadi dapat dipastikan semua pekerjaan perbaikan akan dihentikan pada H-10 Lebaran,” tuturnya. 

Untuk Jalan Tol Trans Jawa, Menteri Basuki mengatakan sudah siap digunakan untuk Mudik Lebaran 2019 sepanjang 1.000,7 kilometer, dengan ruas yang sudah operasional sepanjang 996 kilometer dan sisanya fungsional sepanjang 4,7 kilometer yakni pada ruas Tol Pandaan – Malang seksi 4 Singosari – Pakis. “Termasuk yang sudah operasional yakni Jalan Tol Pandaan-Malang seksi 1-3 sepanjang 31 kilometer, yang baru diresmikan dua minggu lalu oleh Presiden Jokowi,” kata Menteri Basuki. 

Sementara untuk di Pulau Sumatera, Menteri Basuki menyatakan total panjang ruas jalan tol yang siap digunakan untuk mudik sepanjang 503 kilometer dengan ruas yang sudah operasional sepanjang 281 kilometer dan sisanya fungsional sepanjang 222 kilometer. Ruas yang sudah operasional tersebut yakni Bakauheni – Terbanggi Besar 140,4 kilometer, Palembang – Indralaya 21,9 km, Medan – Binjai 13,2 kilometer, Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi 62,2 kilometer dan Belawan - Medan - Tanjung Morawa 42,7 kilometer. Sedangkan untuk yang masih fungsional adalah Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189 kilometer dan Kayu Agung – Palembang sepanjang 33 kilometer. Pemanfaatan tol fungsional Trans Sumatera sepenuhnya nanti akan berada dibawah kendali Korlantas Polri. 

Di Jalan Tol Trans Sumatera tersedia 18 rest area di ruas yang operasional, sementara untuk Tol fungsional disiapkan Tempat Istirahat Sementara (TIS). “Untuk pelayanan rest area, Kementerian PUPR menempatkan 40 mobil toilet dan 40 hidran umum diberbagai rest area jalan tol dan posko mudik di jalan Pantura dan Pansela Jawa,” kata Menteri Basuki. 

Sementara jalan nasional di Sumatera, sepanjang 7.918 kilometer sudah siap dengan rincian Jalan Lintas Barat 2.563 kilometer dalam kondisi Mantap 97 persen, Jalan Lintas Timur 3.017 km dalam kondisi mantap 93 persen, dan Jalan Lintas Tengah 2.338 kilometer dalam kondisi mantap 94 persen. “Masih ada yang harus diselesaikan perbaikan jalan nasional di Batas Jambi-Palembang karena kegagalan proses lelang. Untuk itu akan dilakukan penanganan darurat agar tidak ada jalan berlubang, sambil proses lelang,” ungkapnya. 

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan, dari sekitar 237 km perbaikan jalan yang ada di Jalan Lintas Timur Sumatera, saat ini menyisakan sekitar 60 kilometer untuk diperbaiki agar tidak ada jalan berlubang untuk mudik Lebaran 2019. Ia optimis sebelum Lebaran perbaikan jalan tersebut dapat diselesaikan. 

Hadir pula dalam Raker yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Korps Lalulintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri, Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Bagus Puruhito dan Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani. 

Turut mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID