logo rilis

Indonesia Targetkan Peringkat Tujuh di Asian Para Games 2018 
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
01 Oktober 2018, 20:37 WIB
Indonesia Targetkan Peringkat Tujuh di Asian Para Games 2018 
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan prestasi atlet Indonesia di ajang Asian Para Games 2018 meraih sedikitnya 18 medali emas dan berada di peringkat tujuh.

Target itu, menurut, Asisten Deputi Olahraga Prestasi Kemenpora Chandra Bhakti, berdasarkan capaian para atletnya di Asean Para Games 2017 yang digelar di Malaysia. 

"Bahkan atlet kita meraih 127 emas dari target 90 medali emas dan meraih juara umum. Tentu dari situ kita berhitung dari negara-negara pesaing, target kita pada peringkat tujuh. Namun kita tentu memperhatikan keinginan presiden untuk urutan lima," katanya di kawasan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (1/10/2018). 

Chandra mengatakan, cabang-cabang olahraga yang menjadi andalan atlet paralimpik Indonesia antara lain atletik, badminton dan tenis meja.  

"Tentu harapan kita di Jakarta kita berharap sukses prestasi tercapai. Kalau kita lihat munculnya Perpres 95 tahun 2017, kami bertanggung jawab tentang pembinaan prestasi atlet. Baik untuk atlet AG dan APG ini sama, tidak dibedakan," ujarnya. 

Untuk bonus, ungkap Chandra, pihaknya tidak membedakan antara Asian Games dengan Asian Para Games. Para atlet Asian Para Games, lanjut dia, akan mendapatkan bonus yang sama dengan Asian Games 2018 lalu. 

"Jika ada atlet paralimpik meraih emas maka dapat Rp1,5 miliar begitunya atlet beregu dan pelatihnya. Bonus dari pemerintah sebesar Rp20 juta per orang juga disiapkan bagi atlet yang belum berhasil meraih medali," sebut dia. 

Tak hanya itu, imbuh Chandra, pengangkatan menjadi PNS juga didapatkan atlet paralimpik yang bakal meraih prestasi. 

"Karena hal ini sudah dimulai bagi atlet Olimpiade dan Paralimpik," paparnya. 

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida, memastikan dukungan negara terhadap pelaksanaan Asian Para Games 2018. 

Pemerintah, menurut Nyoman, sudah mencantumkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) 2015-2019 tentang target pembangunan olahraga Indonesia.

"Yang pertama adalah menyatakan bahwa negara ini hadir, baik di dalam konteks olahraga nasional maupun intenasional," tegasnya.

Dia menjelaskan, pemerintah sudah menetapkan beberapa regulasi untuk penyelenggaranan Asian Para Games. Terkait regulasi itu, sambung dia, termasuk di antaranya membenahi infrastruktur.

"Bagaimana kita sudah membangun GBK, Jakabaring, dan infrastruktur tambahan pelengkap dan penunjang lainnya," jelasnya.

Dia menilai, kehadiran pemerintah meliputi berbagai sektor yang juga dilakukan demi meningkatkan dan memberikan apresiasi kepada anak bangsa, yang bisa mengharumkan nama Indonesia.

"Asian Para Games ini merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada kaum disabilitas. Bahwa mereka merupakan salah satu potensi pembangunan untuk mengharumkan nama Indonesia," tandasnya. 

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)