Home » Peristiwa » Dunia

Indonesia-PBB Sepakat Selesaikan Krisis Rohingya

print this page Selasa, 14/11/2017 | 13:40

Pengungsi Rohingya Istirahat. FOTO: VOA

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Filipina.

Dalam pertemuan tersebut, sepakat agar krisis Rohingya di Rakhine State, Myanmar harus segera diselesaikan.

"Jika tidak selesai, maka krisis ini akan berdampak pada stabilitas dan keamanan kawasan. Krisis yang berkelanjutan juga akan melahirkan radikalisme dan bahkan meningkatnya ancaman terorisme," demikian dalam siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dilansir Antara, Selasa (14/11/2017).

Sementara, Sekjen PBB menyampaikan pujiannya atas peran pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam membantu penyelesaian krisis Rohingya.

Jokowi dan Gutteres memiliki kekhawatiran yang serupa tentang krisis kemanusiaan yang terjadi kepada warga Rohingya, Myanmar.

Selain itu, Jokowi dan Guterres juga membahas pentingnya MoU Repatriasi antara Myanmar dan Bangladesh untuk segera dibangun.

"Penyelesaian MoU sangat penting artinya bagi proses repatriasi," ucap Jokowi.

Pemerintah Indonesia telah mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga Rohingya yang disalurkan melalui pemerintah Bangladesh berupa 30 ton beras, 1 ton gula, 2004 paket makanan siap saji, 14 ribu selimut, 20 tenda, 10 tangki air, 600 paket kebutuhan keluarga dan 900 paket pakaian.

Selain itu, bantuan yang diberikan melalui pemerintah Myanmar yaitu seberat 20 ton terdiri dari makanan siap saji, makanan untuk balita dan ibu hamil, obat-obatan serta perlengkapan penjernih air.

Penulis Sukma Alam
Sumber Antara

Tags:

IndonesiaPBBMyanmarRohingya

loading...