logo rilis
Indonesia Kecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem
Kontributor
Syahrain F.
11 Mei 2018, 21:48 WIB
Indonesia Kecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Indonesia kembali mengecam keras keputusan Amerika Serikat atas rencana pemindahan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

Indonesia juga mendesak Dewan Keamanan (DK) dan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membahas isu tersebut dan mengambil langkah yang diperlukan.

Hal itu ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo saat membuka Konferensi Ulama Trilateral (Afghanistan, Indonesia, dan Pakistan) di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, (11/5/2018).

"Pertemuan trilateral ulama ini kita lakukan di tengah keprihatinan dunia, khususnya dunia Islam, terkait dengan rencana pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat ke Yerusalem," ucap Jokowi.

"Indonesia mengecam keras keputusan ini. Keputusan pemindahan ini melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB," lanjutnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta negara lain untuk tidak membuntuti AS memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

Sebab, dalam pandangan Jokowi, langkah tersebut dinilai mengancam proses perdamaian antara Palestina dan Israel, serta kawasan Timur Tengah.

"Pemindahan ini mengganggu proses perdamaian dan bahkan mengancam perdamaian itu sendiri. Kita bersama rakyat Indonesia akan terus berjuang bersama rakyat Palestina. Palestina akan selalu ada dalam setiap helaan napas diplomasi Indonesia," tandas Presiden.

Hari ini, ribuan umat Islam juga berkumpul di Monas untuk menggelar 'Aksi Pembebasan Baitul Maqdis'.

Dalam kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan persaudaraan sesama Muslim antara rakyat Palestina dengan Indonesia.

"Pikiran kita amat dekat, air mata mereka adalah air mata kita, perjuangan mereka adalah perjuangan kita. Jangan pernah remehkan perkumpulan kita ini," ujar Anies.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)