logo rilis
Indonesia Dukung Timor Leste Segera Gabung ASEAN
Kontributor
Nailin In Saroh
24 Juni 2020, 23:00 WIB
Indonesia Dukung Timor Leste Segera Gabung ASEAN
Bendera Timor Leste. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan mendukung Timor Leste, untuk segera bergabung menjadi anggota ASEAN. Dimana Timor leste sudah berkeinginan bergabung dalam perhimpunan ini sejak 2011. 

“Indonesia mendukung penuh Timor Leste sebagai negara anggota ASEAN,” ujar Retno usai mengikuti pertemuan Dewan Koordinasi ASEAN (ACC) secara virtual dari Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Menurut Retno, misi pencari fakta  telah dilakukan dan laporannya juga telah disahkan. Misi tersebut bertujuan untuk menilai kesiapan Timor Leste menjadi anggota ASEAN.

Untuk dapat disahkan sebagai anggota ASEAN, Timor Leste akan dikunjungi oleh tiga tim pencari fakta, yang masing-masing menilai dari pilar politik-keamanan, ekonomi, dan sosial budaya.

Sekretaris Tetap Kementerian Luar Negeri Thailand telah memimpin Misi Pencari Fakta Komunitas Politik-Keamanan ASEAN ke Dili pada 3-6 September 2019.

Sementara itu, Pilar Komunitas Ekonomi ASEAN dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN dijadwalkan melakukan misi pencarian fakta tahun ini.

“Indonesia berharap proses ini dapat segera selesai dan Timor Leste dapat bergabung sebagai anggota ASEAN dalam waktu yang tidak terlalu lama,” jelas Retno.

Untuk diketahui, pertemuan ACC diselenggarakan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-36 ASEAN secara virtual pada Jumat (26/6) besok.

Dalam pertemuan ACC, selain membahas keanggotaan Timor Leste, Indonesia juga menggarisbawahi langkah-langkah yang dapat dilakukan ASEAN guna beradaptasi pada masa normal baru pascawabah COVID-19.

ASEAN melalui sekretariatnya diharapkan memastikan kesiapan infrastruktur teknologi digital, terutama untuk memfasilitasi pertemuan-pertemuan virtual yang diperkirakan masih akan dilakukan dalam beberapa waktu ke depan.

Indonesia juga mengusulkan peningkatan kapasitas staf Sekretariat ASEAN di luar urusan administrasi, sehingga mereka dapat memberikan rekomendasi kebijakan substantif kepada negara-negara anggota.

"Negara-negara ASEAN harus terus mengoptimalisasi penggunaan gedung Sekretariat (di Jakarta) untuk pertemuan-pertemuan ASEAN. Ini penting dilakukan untuk memastikan kerja ASEAN dalam normal baru bisa efektif dan efisien," kata Retno. 

 

Sumber: Antara


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID