Home » Peristiwa » Nasional

Indonesia dan Uni Eropa Jalin Kerja Sama Pertahanan Antar-Universitas

Rabu, 13/9/2017 | 23:55

Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan, Laksda TNI Amarulla Octavian (kedua kiri), di sela European Union Defense Attaches Meeting. FOTO: Universitas Pertahanan

 

RILIS.ID, Jakarta— Indonesia diwakili Universitas Pertahanan (Unhan) bersama Uni Eropa meningkatkan kerja sama pertahanan antarperguruan tinggi untuk pendidikan dan pelatihan. 

​Dekan Fakultas M​​anajemen Pertahanan Unhan, Laksda TNI Amarulla Octavian, menyatakan, kerja sama internasional dalam rangka pendidikan dan latihan lebih diarahkan guna meningkatkan profesionalitas prajurit TNI sekaligus membangun confidence building measures (CBM).

"Untuk meningkatkan mutu pendidikan, fokusnya adalah mencapai tingkat kesetaraan ilmu pertahanan melalui pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, penyelenggaraan bersama seminar-seminar internasional, dan publikasi ilmiah," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Sedangkan untuk meningkatkan pelatihan, sambung Octavian, kerja sama itu menitikberatkan pada standarisasi kompetensi dan kapasitas militer melalui penetapan parameter kompetensi bintara-tamtama.

"Kapasitas perwira, efektivitas operasi militer, efisiensi latihan militer, dan dukungan logistik," sambung mantan Kepala Staf Komando Armada Indonesia Kawasan Barat (Koarmabar) TNI Angkatan Laut ini.

Dalam rangka kerja sama, Octavian memaparkan "International Cooperation in the Area of Defense Education and Training: Indonesia Perspective" saat European Union Defense Attaches Meeting, Rabu tadi.

Paparannya banyak mengulas peluang peningkatan kerja sama antara Unhan dengan seluruh negara anggota Uni Eropa dalam kerangka asean political-security community dan pencapaian akreditasi internasional Unhan sebagai world class defense university 2024.

Pada kesempatan tersebut, turut dihadiri Wakil Duta Besar Uni Eropa, Charles Michel Geurtz, dan 15 Atase Pertahanan dari negara-negara Anggota Uni Eropa.

​Kerja sama tersebut diketahui merupakan tindak lanjut atas kunjungan Presiden Joko Widodo ke Brussels, 21 April 2016 serta selaras dengan hasil pertemuan pertama Joint Committee dalam kerangka partnership and cooperation agreement (PCA) antara Indonesia dan Uni Eropa di Brussels, 28-29 November 2016.

Penulis Fatah H Sidik
Editor Sukarjito

Tags:

Universitas PertahananUni EropaAmarulla Octavian

loading...