logo rilis

Indonesia-Australia Sepakat Tingkatkan Produksi Rumput Laut Papua Barat
Kontributor
Elvi R
01 April 2018, 06:00 WIB
Indonesia-Australia Sepakat Tingkatkan Produksi Rumput Laut Papua Barat
Rumput Laut. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Sorong— Australia-Indonesia Partnership for Rural Economic Development (AIP Rural), lembaga kerja sama Pemerintah Indonesia dan Australia dalam peningkatan ekonomi masyarakat, mendorong peningkatan produksi rumput laut petani Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat.

Kepala Komunikasi AIP Rural Muhammad Karim Wirasaputra mengatakan, budidaya rumput laut sudah lama dilakukan oleh petani Kabupaten Kaimana, namun kesulitan dalam proses pemasaran. Sehingga, petani rumput lain tidak meningkatkan produksinya. 

"AIP Rural melakukan pendampingan terhadap petani rumput laut Kabupaten Kaimana agar meningkatkan kualitas dan produksi rumput laut sebab hasil penelitian rumput laut Kaimana baik di Indonesia," katanya di Sorong, Minggu (1/4/2018).

Menurut dia, program pendampingan tersebut AIP Rural bekerja sama dengan pihak swasta dan pemerintah daerah untuk mengajarkan petani Kaimana bagaimana menanam dengan baik dan metode yang tepat untuk menghasilkan produksi yang berkualitas.

"Kami tidak hanya mengajarkan petani cara menanam, tetapi kami juga menyediakan bibit yang berkualitas dan dapat meningkatkan hasil produksi rumput laut," kata dia.

Karim mengungkapkan, agar produksi rumput laut petani Kabupaten Kaimana terus berkelanjutan, AIP Rural juga mencari solusi untuk petani dapat memasarkan produksinya dengan harga yang memuaskan.

Pembeli rumput laut, menurut dia, keberadaannya jauh di luar Papua sehingga petani kesulitan memasarkan hasil produksi. AIP Rural menjalankan kerja sama dengan perusahaan pembeli rumput laut luar Papua salah satunya perusahaan Indonusa di Malang untuk membeli rumput laut petani Kabupaten Kaimana.

"Kendala yang dihadapi Indonusa yakni biaya untuk menjangkau petani satu per satu sangat tinggi, sehingga AIP Rural membina badan usaha milik kampung (BUMKam) untuk mengumpulkan rumput laut petani Kaimana, kemudian menjual ke Indonusa," jelasnya.

Menurutnya, BUMKam mempunyai keterbatasan modal, sehingga AIP Rural menghubungkan BUMKam bekerja sama dengan Bank Papua untuk mendukung modal membeli rumput laut petani, kemudian menjual ke Indonusa.

"Kami harapkan program ini dapat meningkatkan kualitas dan jumlah produksi rumput laut petani Kabupaten Kaimana, sehingga ekonomi keluarga mereka semakin meningkat," kata dia lagi.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)