logo rilis
Indonesia-Argentina Bahas Kembali Potensi Kerja Sama Bidang Pertanian
Kontributor
Elvi R
04 Maret 2019, 20:10 WIB
Indonesia-Argentina Bahas Kembali Potensi Kerja Sama Bidang Pertanian
Delegasi Indonesia dan Argentina bahas potensi kerja sama bidang pertanian. FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Bogor— Kementerian Pertanian kembali melakukan 2nd Working Group on Agriculture Cooperation (WGAC). Delegasi dari Balitbangtan memperkuat proposal yang telah disetujui dengan menawarkan bentuk kerjasama yang lebih sejalan dengan Program Nasional untuk lebih meningkatkan produksi jagung nasional. Kerja sama yang diusulkan yaitu Demo Farm of Maize Bioindustry through Farmer-Based Corporate Approach.

Ketua Delegasi Indonesia pada pertemuan WGAC, Dr. Ade Candra, Kepala Biro KLN ini menyepakati akan kemungkinan kerja sama ini akan lebih sesuai dengan program nasional.

Demikian pula dengan Tim Delegasi Balitbangtan yang diketuai oleh Hoerudin, PhD. melihat bahwa kegiatan yang lebih aplikatif ini akan berjalan dan sinkron karena memang dibutuhkan, ungkapnya. 

Demikian pula Dr. Moh Azrai selaku anggota DELRI yang turut hadir dalam WGAC ini melihat bahwa kesempatan bagi Indonesia untuk sama-sama memanfaatkan kerja sama dengan pertukaran genetik jagung. Dr. Sustiprijatno, peneliti BB Biogen yang hadir sebagai anggota DELRI juga menambahkan bahwa Argentina juga merupakan salah satu negara yang meratifikasi ITPGRFA, menjelaskan bahwa untuk upaya pertukaran genetik dimungkinkan, karena jagung termasuk dalam annex 1.

Peluang kerja sama dengan Argentina ini tentunya menjadi bagian dari upaya Balitbangtan untuk mewujudkan MOUnya dengan INTA, sehingga tidak saja satu Unit Kerja yang terlibat namun juga beberapa Unit Kerja dapat memperkuat sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, jelas Sekretaris Badan Dr. Muhammad Prama Yufdy.

Dalam kesempatan ini Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar dan Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian berkesempatan menampilkan aneka produk kopi, kakao dan biofertilizer serta olahan cabai dan bawang. Kepala Balittri, Syafaruddin, Ph.D menjelaskan bahwa aneka teknologi ini dari lembaga penelitian dan mungkin ada kesamaan dengan yang telah dihasilkan INTA.

Menanggapi presentasi proposal penawaran dari Balitbangtan Mr. Andres Murchison selaku Head of Delegation of Argentine yang juga sebagai Secretary  of Food and Bioecomic of MOA Argentina menyatakan proposalnya menarik dan informasi lebih detil kerjasama yang bisa dilakukan tidak saja tentang penelitian, namun juga regulasi di mana Argentina memiliki pengalaman dlm penerapan peraturan terkait produk rekayasa genetik pada kedelai dan alfalfa, termasuk bioindustri tongkol jagung menjadi bioplastik dan bioethanol. Hal lain yang menarik bagi Argentina juga pertukaran materi genetik untuk pepaya dan mangga, ungkapnya.

Sumber: Balitbangtan




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID