logo rilis
Impor Nonmigas April 2018 Naik 12,68 Persen, Peningkatan Terbesar dari Cina
Kontributor
Eroby JF
15 Mei 2018, 18:33 WIB
Impor Nonmigas April 2018 Naik 12,68 Persen, Peningkatan Terbesar dari Cina
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Badan Pusat Statistik mencatat nilai impor nonmigas Indonesia pada April 2018 mencapai US$13,77 miliar, atau naik 12,68 persen dibanding Maret 2018. Sementara jika dibanding April 2017, meningkat 33,69 persen.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan, peningkatan impor nonmigas terbesar April 2018 terdapat pada golongan mesin dan peralatan listrik sebesar US$315,3 juta, (20,87 persen), sedangkan penurunan terbesar adalah golongan kapal laut dan bangunan terapung sebesar US$47,7 juta (36,55 persen).

Jika dilihat menurut penggunaan barangnya, peningkatan impor terjadi baik untuk barang konsumsi, bahan baku dan barang modal.

Golongan bahan baku memberikan peranan terbesar dari total impor April 2018 sebesar 74,32 persen dengan nilai US$11,96 miliar; diikuti barang modal 16,29 persen senilai US$2,6 miliar dan barang konsumsi 9,39 persen senilai US$1,51 miliar.

"Bahan baku impornya naik 10,73 persen month to month karena ada bahan baku yang dibutuhkan untuk industri dalam negeri," kata Kecuk, di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Ia menambahkan, peningkatan impor nonmigas April 2018 berasal dari yang terbesar Tiongkok senilai US$858,4 juta; Amerika Serikat US$160,4 juta; dan diikuti Brasil US$100,8 juta.

Sementara itu, penurunan impor terbesar dari Thailand sebesar US$51,5 juta; Arab Saudi sebesar US$32,1 juta, dan Afrika Selatan US$24,8 juta.

Sementara itu, impor migas April 2018 mencapai US$2,32 miliar, atau naik 3,62 persen dibanding Maret 2018 dan naik 40,89 persen dibanding April 2017.

Total, impor April 2018 mencapai US$16,09 miliar, naik signifikan 11,28 persen dibandingkan Maret 2018. Jika dibandingkan dengan April 2017 senilai US$11,95 miliar, maka naik sekitar 34,68 persen.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)