logo rilis

Imam Roma: Jangan Hakimi Islam tanpa Ilmu!
Kontributor
Syahrain F.
18 Mei 2018, 15:49 WIB
Imam Roma: Jangan Hakimi Islam tanpa Ilmu!
Masjid Roma. Credit: ANSA

RILIS.ID, Roma— Imam Masjid terbesar di Eropa Salah Ramadan Elsayed mengimbau masyarakat tidak menghakimi Islam sebelum mempelajari dan memahami ajaran agama kedamaian tersebut.

Imam Salah menyesalkan, pandangan negatif tentang Islam tersebut justru tidak sedikit datang dari kaum Muslimin yang ternyata tak memahami betul ilmu Al-Quran dan Hadits.

"Saya mengajak Muslim untuk memahami lebih banyak tentang agama mereka," ujar Imam Salah dalam khutbah tarawihnya di Masjid Roma, Italia, seraya mengajak umat Islam memafaatkan Ramadhan untuk
meraih ampunan dari Allah Subhaanahu wa Ta'ala.

Imam Salah, yang juga merupakan profesor dari Al-Azhar itu juga menjelaskan, ajaran Islam yang hakiki pastinya berlandaskan Al-Quran dan dituntun oleh Nabi Muhammad (shallallaahu 'alaihi wa sallam) melalui perantara Hadits-hadits.

"Islam yang (benar) berdasarkan Al-Quran dan menurut (penuturan dan contoh) Nabi Muhammad," ujarnya kepada kantor berita ANTARA usai tarawih pertama, Kamis (17/8/2018).

Ia menyayangkan aksi serangan bom yang terjadi baru-baru ini. Dalam pemahamannya, Islam merupakan agama yang melarang aksi pembunuhan secara serampangan.

Dia mengutip sabda Nabi yang menyatakan bahwa ada seorang wanita yang dihukum neraka karena menyebabkan seekor kucingnya mati karena ditinggal tanpa diberi makan dan minum.

"Al-Quran juga menyebutkan seorang kekal di dalam neraka karena membunuh seseorang," katanya.

Ia berharap umat Islam mempelajari bekal keselamatannya (agama Islam, red) itu dengan sungguh-sungguh, serius, dan menyeluruh. Bukan justru memahaminya dengan sambil-lalu.

"Pelajari pula sejarah Islam dan kita harus memisahkan antara agama dan kebijakan (yang diambil manusia)," ujar Imam Salah menyiratkan bahwa manusia bisa keliru dalam perbuatannya sementara Islam agama yang sempurna.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak umat Islam agar memanfaatkan Ramadhan tidak hanya berpuasa menahan makan dan minum, tapi juga menahan diri dari perkataan dan penglihatan yang tidak baik. Semua itu dilakukan agar mendapat kesempurnaan ibadah puasa.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)