logo rilis

HMI Dukung Agenda Pemberantasan Korupsi Lewat Channel Daring
Kontributor
Yayat R Cipasang
24 Mei 2018, 03:37 WIB
HMI Dukung Agenda Pemberantasan Korupsi Lewat Channel Daring
Ketum PB HMI Respiratori Saddam Al Jihad. FOTO: pb hmi

RILIS.ID, Jakarta— Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendukung penegakan hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mengingat kasus korupsi masih marak terjadi di Indonesia dan dibutuhkan suatu cara yang komprehensif dalam penanganannya. 

"Kami mendukung penegakkan supremasi hukum oleh KPK," kata Ketum PB HMI Respiratori Saddam Al Jihad saat berjumpa Komisioner KPK, Laode Muhammad Syarif beserta jajarannya, Rabu (23/5/2018).

Saddam menjelaskan, negara yang maju adalah yang terbebas dari korupsi. Sebab akibat korupsi, uang yang semestinya digunakan untuk kepentingan rakyat lantas dicuri. 

"Dalam waktu dekat PB HMI akan membangun channel HMI digital, yang bisa bermanfaat untuk pengawasan tindak pidana korupsi di seluruh Indonesia,"ujarnya.

"Pola pemberantasan korupsi oleh KPK harus terus ditingkatkan, seperti bagaimana merancang sistem pencegahan yang baik, sehingga tidak hanya fokus pada penindakan. Karena ibarat 'penyakit' mencegah lebih baik dari pada mengobati," tambahnya.

Selain itu, Laode mengatakan bahwa, KPK tidak bisa berjalan sendiri dalam pemberantasan korupsi dan dia berharap HMI dapat membantu KPK. 

"HMI harus tetap independen sama dengan KPK. Oleh karena itu, kami berharap agar organisasi ini  mampu menjaga integritasnya," ungkap Laode.

KPK juga menanggapi secara positif dukungan dari PB HMI tersebut. "Saya tegaskan keseriusan HMI terhadap pemberantasan korupsi bisa disinergiskan untuk sama-sama saling menguatkan,"  ujarya.

Ketua Bidang Hukum dan HAM PB HMI Imam Taufik  menambahkan, dalam waktu dekat KPK akan membuat forum hukum mahasiwas Islam dengan format simposium nasional antarinstitusi penegakkan hukum. "Ini rencana yang bagus untuk kebaikan bangsa ke depan," pungkasnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)