logo rilis
HMI Diharapkan Tinggalkan Silaturahmi 'Warung Kopi'
Kontributor
Fatah H Sidik
04 Juni 2018, 21:17 WIB
HMI Diharapkan Tinggalkan Silaturahmi 'Warung Kopi'
Foto bersama sela diskusi dan buka bersama yang diadakan HMI-Rayon KAHMI IKIP Budi Utomo di Gedung Balai RW 10, Blimbing Pandean II, Malang, Jawa Timur, Minggu (3/6/2018). FOTO: Dok. pribadi

RILIS.ID, Malang— Dosen IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Lukman Hakim, berharap Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan organisasi lain rutin menggelar silaturahmi, lantaran kegiatan tersebut mulai jarang dilakukan. Kalau pun ada, hanya di "warung kopi".

"Saat ini, untuk bersilaturahmi jarang ditemui. Maka, perlu kader-kader HMI dan organisasi lainnya menjadi penggagas dan motor penggerak, agar silaturahmi yang pada dekade ini berhenti dikonsep di warung kopi," ujarnya saat diskusi dan buka bersama HMI-Rayon Korps Alumni HMI (KAHMI) IBU di Gedung Balai RW 10, Blimbing Pandean II, Malang, Jawa Timur, Minggu (3/6/2018).

Dengan silaturahmi, lanjut Lukman, radikalisme dan salah paham pun dapat terkikis. "Serta meningkatkan kualitas berpikir pemuda, lebih menjadi lebih baik," jelasnya.

Ketua Jurusan PJKR IBU Malang, Yulianto Dwi Saputro, menambahkan, integritas berbangsa dan bernegara pemuda menurun pada era reformasi. Karenanya, dia menekankan pentingnya silaturahmi sebagai saya integritas.

"Jangan bicara integritas, jika sekarang pemuda-pemudi masih sibuk dengan persoalan pribadinya dan enggan berbaur dengan masyarakat sekitar," katanya.

Kegiatan bertema "Meningkatkan Integritas Pemuda untuk Indonesia" tersebut, diikuti sekitar 150 peserta. Mereka berasal dari pengurus HMI dan KAHMI IBU serta organisasi intran dan ekstrakampus se-Malang Raya.

"Semoga agenda semacam ini tidak terhenti pada kegiatan ini. Semoga nanti ada keberlanjutan, demi menjalin silaturahmi antarlintas  pemuda," harap salah seorang peserta.


komentar (0)