logo rilis

Hindari Makan Junk Food saat Hamil, Ini Risikonya
Kontributor
Ning Triasih
13 Maret 2018, 22:03 WIB
Hindari Makan Junk Food saat Hamil, Ini Risikonya
FOTO: Pixabay

RILIS.ID, Jakarta— Ibu hamil dituntut selalu menjaga makannya, terlebih mengonsumsi makanan cepat saji alias junk food. Kebiasaan ini sebisa mungkin harus dihindari karena punya dampak buruk tak hanya bagi ibu, tapi juga sang jabang bayi.

Lalu apa risikonya jika ibu hamil terlalu sering menyantap makanan cepat saji? Berikut alasannya dilansir dari Alodokter:

Nutrisi tidak mencukupi

Junk food umumnya sangat minim nutrisi yang dibutuhkan ibu dan bayi, seperti untuk perkembangan otak, tulang, sistem kekebalan tubuh dan organ tubuh si baby.

Meningkatkan risiko alergi

Makanan cepet saji, khususnya gula, madu atau jus olahan, jika dikonsumsi ibu hamil dimungkinkan dapat meningkatkan risiko sang bayi menderita alergi atau asma. Demikian menurut penelitian.

Meningkatkan risiko penyakit jantung

Hasil sebuah penelitian klinis, ditunjukkan adanya peningkatan risiko penyakit jantung pada bayi di mana saat kehamilan, sang ibu banyak menyantap makanan berlemak. Umumnya, makanan tinggi lemak dijumpai pada junk food.

Berisiko obesitas

Uji klinis juga menunjukkan, bayi yang lahir dan disusui ibu yang sewaktu hamil sering menyantap makanan cepat saji, memiliki berat badan lebih gemuk dan berisiko obesitas.

Terlepas dari risiko terhadap sang bayi, dampak buruk bagi ibu itu sendiri adalah lebih rentan dari gangguan kesehatan, mulai dari kelelahan, sakit maag, diabetes dan stretch mark.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)