logo rilis
Hebat! Film Kartini Diputar di PBB
Kontributor
Elvi R
20 Maret 2018, 14:24 WIB
Hebat! Film Kartini Diputar di PBB
ILUSTRASI: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) untuk Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York menyelenggarakan pemutaran film Kartini di Markas Besar PBB di New York, pada Senin (20/3/2018).

"Film Kartini diputar di PBB untuk tunjukkan kepada berbagai negara di dunia mengenai perjuangan dan kemajuan perempuan Indonesia untuk dorong emansipasi dan pemberdayaan perempuan," kata Wakil Tetap RI untuk PBB, Dubes Triansyah Djani di New York, Selasa (20/3/2018).

Pemutaran film Kartini yang menggambarkan sejarah perjuangan emansipasi dan pemberdayaan perempuan Indonesia diputar bersamaan dengan pertemuan Commission on the Status of Women (CSW) ke-62. Acara tersebut diketahui berlangsung selama dua minggu di Markas Besar PBB New York sejak tanggal 12 Maret 2018.

Kartini, yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo merupakan film biografi dari tokoh perjuangan emansipasi wanita Indonesia.

Hadir dalam kesempatan yang sama sutradara film Kartini, Hanung Bramantyo. Kehadirannya juga dalam rangka berdiskusi dengan delegasi berbagai negara yang berpartisipasi pada CSW62.

"Saya senang dengan sambutan hangat delegasi CSW62 terhadap film Kartini, dan berharap dapat jadi inspirasi untuk semakin mendorong perjuangan perempuan di berbagai negara untuk mencapai kesetaraan dengan laki-laki," ujar Hanung.

Pemutaran film ini merupakan salah satu inisiatif PTRI NY di sela-sela CSW62. Pemutaran film juga ditujukan untuk menyampaikan berbagai capaian nasional dalam mengatasi tantangan yang dihadapi perempuan melalui penguatan kerangka hukum, akses ekonomi, pendidikan dan kesehatan serta pemanfaatan IT.

Acara ini juga memiliki makna lebih dalam kerangka kampanye yang sedang dimajukan Indonesia untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

"Perempuan Indonesia bahkan turut aktif memupuk budaya damai di berbagai belahan dunia, khususnya melalui misi-misi penjaga perdamaian PBB," kata Dubes Djani.

Pertemuan Commission on the Status of Women merupakan pertemuan tahunan PBB yang dilaksanakan setiap bulan Maret, sejalan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret.

CSW62 dihadiri oleh 87 menteri dan pejabat tinggi dari 163 negara.


500
komentar (0)