logo rilis
Hawaii Masih Terancam Erupsi, Otoritas Umumkan Red Alert
Kontributor
Syahrain F.
17 Mei 2018, 12:44 WIB
Hawaii Masih Terancam Erupsi, Otoritas Umumkan Red Alert
Masyarakat di Kepulauan Besar Hawaii masih sempat bermain golf di tengah muntahan abu vulkanik dari Gunung Kilauea, pada Selasa (15/5/2018), di Taman Nasional Vulkanik. Credit: Getty Images/Mario Tama

RILIS.ID, Pahoa— Otoritas Kepulauan Hawaii telah mengeluarkan peringatan untuk menjauhi wilayah tersebut menyusul letupan abu vulkanik Gunung Kilauea yang menyembur hingga 12.000 kaki ke udara.

Tim Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengumumkan red alert sejak Selasa (15/5/2018) lalu, yang artinya erupsi besar akan atau sedang terjadi dan dapat berdampak pada lalu lintas penerbangan.

Salah seorang pejabat USGS, Michelle Coombs, mengatakan, situasi yang terjadi saat ini sangat "membahayakan bagi penerbangan". 

Perusahaan kapal Norwegian Cruise Line mengatakan bahwa salah satu kapal pesiarnya yang bernama Pride of America menunda pejalanan ke Hilo dan Kona (kota di Hawaii) yang dijadwalkan akan tiba pada Selasa. 

USGS menjelaskan, erupsi di Gunung Kilaua muncul ketika air di bawah atau di atas permukaan dipanaskan oleh magma, lava, batu panas atau lahar. Intensitas proses tersebut akan menyebabkan air mendidih dan memicu erupsi, kata USGS.

Selain abu tebal vulkanik, warga juga mengkhawatirkan kandungan sulfur dioksida yang apabila terhirup akan membuat seseorang seperti tercekik.

Tingkat gas beracun sangat membahayakan di sejumlah wilayah Hawaii.

"Kondisi parah masih dirasakan seperti sulit dan gagal pernafasan. Ini merupakan situasi serius yang berdampak pada seluruh populasi," ucap pejabat Hawaii, melansir CNN.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)