logo rilis
Hasil Telaah Kasus Century Kelar, KPK Segera Tentukan Sikap
Kontributor
Tari Oktaviani
20 April 2018, 20:28 WIB
Hasil Telaah Kasus Century Kelar, KPK Segera Tentukan Sikap
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyampaikan tim Jaksa Penuntut Umum dan penyidik telah menyiapkan hasil telaah praperadilan kasus korupsi dana bail out Bank Century. Dalam bahan itu, setidaknya peran setiap orang dalam kasus Century akan dijabarkan sehingga menjadi pertimbangan KPK menentukan tersangka baru.

"Kita sudah selesai melakukan kajian, setelah praperadilan itu kita tugaskan penyidik dan penuntut umum menetapkan siapa saja dan perannya apa, juga kita pasti melihat amar putusan dari kasus yang sebelumnya, kemudian menggali informasi dari berbagai tempat, sebetulnya masukan dari mereka sudah siap," katanya di gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Menurut Agus, dalam waktu dekat ini pimpinan KPK akan duduk bersama dengan jaksa dan penyidik untuk mendengarkan masukan dan hasil telaahnya. Nantinya, barulah KPK akan menentukan siapa pihak yang dianggap bertanggung jawab berikutnya dalam kasus ini.

"Saya belum baca, karena masukan mereka dipaparkan di depan pimpinan, kami masih nunggu kapan pimpinan kumpul," ungkapnya

Terpenting, ia menegaskan setidaknya KPK akan bekerja profesional. Menurutnya, bila alat bukti sudah cukup, sekalipun itu mantan Wakil Presiden Boediono, maka akan dijerat pidana.

"Jadi mohon bersabar saja. Janji kami, KPK tidak akan menghkhianati bangsa ini, kalau alat bukti cukup indikasi sangat kuat pasti kita akan tindak lanjuti," ungkapnya.

Sebelumnya, Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) memenangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) terkait kasus dugaan korupsi dana talangan Bank Century‎.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, pihaknya akan menyerahkan salinan putusan praperadilan dari PN Jaksel kepada KPK secepatnya. Ia pun berharap agar KPK segera menuntaskan kasus ini dengan menetapkan tersangka baru.

"Atas dikabulkannya gugatan praperadilan yang diajukan MAKI lawan KPK dalam kasus korupsi Century, maka tidak ada alasan lagi KPK untuk tidak menetapkan tersangka baru dalam kasus Century," jelas Boyamin di Jakarta.

Dalam kasus ini, setelah terdakwa Budi Mulya divonis bersalah sejak dua tahun lalu dalam perkara Century, KPK belum menetapkan tersangka baru. MAKI kemudian mengajukan gugatan praperadilan melawan KPK terkait kasus Century hingga tiga kali agar KPK menetapkan tersangka baru.

Perkara ini memang kerap menyeret beberapa nama pejabat penting kala itu. Seperti pernah disebut dalam dakwaan Budi Mulya, mereka di antaranya ‎Boediono, Muliaman D Hadad, Hartadi, Miranda Goeltom, dan Raden Pardede.

Editor: Eroby JF


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)